Junus Barathan.
Junus Barathan. Guru

Purna Tugas PNS Guru.

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Pilihan

Pendidikan Bisa di Mana Saja

19 Februari 2019   18:38 Diperbarui: 19 Februari 2019   18:47 69 4 1
Pendidikan Bisa di Mana Saja
intipendidikan.com

oleh : Junus Barathan

Kita bangsa Indonesia yang berpendidikan, oleh karena itu pasti kita menghargai pendidikan. Pada hakikatnya setiap orang adalah manusia yang terdidik, karena tanpa "didikan" tak mungkin lahir peradaban. Peradaban, merupakan hasil dari proses pendidikan yang berkelanjutan dalam satu komunitas. 

Apakah yang dimaksud dengan pendidikan? mengapa perlu pendidikan? siapa yang mendidik kita? kapan kita didik? di mana kita didik? dan bagaimana cara kita didik?

Wikipedia menyebutkan pendidikan adalah usaha sadar dan terencana mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didiksecara aktif mengembangkan potensi diri untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengenalan diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.

Memahami pengertian dia tas, makna dari pendidikan sangatlah mulia, agama apapun di bumi ini, akan meletakan pendidikan sebagai dasar yang kuat dan penting bagi umat manusia, karena sesuatu yang berkualitas sudah pasti membutuhkan kerja yang keras.

Mengapa kita perlu pendidikan?

Kamus umum bahasa Indonesia Poerwadarminta, menyebutkan mendidik adalah memelihara dan mengarahkan. Dengan demikian secara garis besar kita perlu memelihara "kemuliaan", sebagai manusia yang berakal dan beradab. 

Perlu pencerahan agar dapat menjalani kehidupan dimasyarakat sesuai hukum yang berlaku, hidup yang normal tanpa meninggalkan keyakinan kepada Tuhan. 

Pada intinya manusia perlu pendidikan agar dapat menjadi orang yang baik, manusia yang baik adalah manusia yang bermanfaat bagi sesamanya. Untuk bisa bermanfaat manusia perlu pendidikan yang menghidupkan jiwa agar peka terhadap segala kejadian yang berlangsung. 

Pendidikan mengasah nurani agar benar-benar dapat menjadi manusia seutuhnya. Menurut (Kohnstamm dan Gunning), pendidikan merupakan suatu pembentukan hati nurani manusia, yakni pendidikan ialah suatu proses pembentukan dan penentuan diri secara etis yang sesuai dengan hati nurani.

Lalu, siapakah yang mendidik kita? Saat orang tua membicarakan tentang pendidikan anak-anak mereka, secara langsung semua orang tua akan mengarahkan pandangannya ke lembaga formal yang bernama Sekolah, karena sekolah adalah, yang paling bertanggung jawab terhadap kelangsungan pendidikan anak bangsa di negeri ini.

Kapan kita dididik? Manusia memperoleh pendidikan sejak dalam kandungan hingga ke liang lahat, barulah proses pendidikan dapat dikatakan selesai. 

Di mana kita dididik? Pendidikan bisa di mana saja, di rumah, di sekolah, di taman, semua tempat bisa dijadikan tempat pendidikan, tergantung bagaimana kita mengelolahnya.

Bagaiman cara kita dididik? Pendidikan dapat diperoleh dengan berbagai cara, langsung maupun tak langsung, formal maupun informal, semua celah bisa dilalui pendidikan.

Dalam kehidupan manusia tidak akan lepas dari yang namanya pendidikan. Pendidikan adalah bekal untuk mencapai semua yang diinginkan manusia dalam hidupnya, sehingga tanpa pendidikan, semua yang hendak dicapai akan sulit terwujudkan. 

Faktanya, memang tidak semua orang yang mengecam berpendidikan, sukses dalam perjalanan hidupnya. Tetapi jika dilakukan perbandingan, orang yang berpendidikan jauh lebih banyak mencapai kesuksesan dibanding orang yang tidak berpendidikan, baik pendidikan formal maupun non formal.