Mohon tunggu...
Khairunisa Maslichul
Khairunisa Maslichul Mohon Tunggu... Dosen - Profesional

Improve the reality, Lower the expectation, Bogor - Jakarta - Tangerang Twitter dan IG @nisamasan Facebook: Khairunisa Maslichul https://nisamasan.wordpress.com

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Dari Gunung di Papua hingga Terbang ke Seluruh Indonesia

22 November 2018   19:22 Diperbarui: 22 November 2018   20:00 500
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Apriton Komangal, calon pilot dari dataran tinggi di Timika yang telah menerima beasiswa dari PT Freeport Indonesia sejak SMA hingga sekolah penerbangannya saat ini (Dokpri)

Sumber daya manusia manusia yang berkualitas adalah salah satu kunci untuk memajukan Indonesia.  Peran pengembangan pendidikan tentunya ada di tangan pemerintah bersama dengan pihak swasta, tak terkecuali PT Freeport Indonesia (PTFI).

Wujud nyata peran PTFI dalam mendukung pemeratan pendidikan di Papua telah ditampilkan dalam bentuk data statistik maupun penerima manfaat nyatanya pada "Filantropi Indonesia Festival (FIFEST)" 2018. FIFEST sendiri telah berlangsung selama 3 hari, dari Kamis -- Sabtu, 15 -- 17 November 2018 di Cenderawasih Hall - JCC Senayan.

Stand PTFI termasuk yang menyedot perhatian para pengunjung di FIFEST 2018. Informasi yang disajikan di stand PTFI antara lain meliputi bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur. Adapun fokus artikel ini yaitu pada kontribusi PTFI terhadap kemajuan pendidikan yang dirasakan putra-putri asli Papua.

Mitra PTFI dalam bidang pendidikan yaitu Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK) sebagai pengelola Dana Kemitraan. Bentuk program pendidikan yang dapat diikuti masyarakat Papua melalui PTFI dan LPMAK yaitu program asrama, beasiswa, dan pendidikan kejuruan.

Stand PT Freeport Indonesia sebagai salah satu peserta Filantropi Indonesia Festival (FIFEST) 2018 di JCC Senayan, 15 -- 17 November 2018 (Dokpri)
Stand PT Freeport Indonesia sebagai salah satu peserta Filantropi Indonesia Festival (FIFEST) 2018 di JCC Senayan, 15 -- 17 November 2018 (Dokpri)
Asrama Bagi Para Siswa yang Jauh dari Kota

LPMAK telah membangun dan mengelola 5 asrama bagi siswa Papua untuk meningkatkan akses terhadap pendidikan, khususnya bagi generasi muda dari daerah terpencil.  Asrama LPMAK berjumlah 4 buah di Kabupaten Mimika, salah satu lokasi operasi PTFI, dan 1 asrama di Semarang bagi siswa Papua di Jawa.

Data di akhir tahun 2017 menunjukkan kelima asrama LPMAK tersebut ikut mendukung proses pendidikan 843 siswa. Selain pendidikan formal, para penghuni asrama LPMAK juga dibekali dengan pengembangan karakter, seni budaya, kepemimpinan, kemandirian, dan keterampilan dasar hidup lainnya.

 PTFI juga memiliki Asrama Tomawin di Tembagapura yang dikelola bersama dengan Yayasan Pendidikan Jayawijaya. Asrama ini diperuntukkan bagi siswa dari Suku Amungme yang berada di dataran tinggi maupun pegunungan. Sampai tahun 2017, Asrama Tomawin diisi oleh 60 siswa yang berasal dari Suku Amungme.

Hingga akhir tahun 2017, terdapat 4.152 siswa magang yang didanai PT Freeport Indonesia (Dokpri)
Hingga akhir tahun 2017, terdapat 4.152 siswa magang yang didanai PT Freeport Indonesia (Dokpri)
Menurut keterangan staf yang bertugas di stand PTFI selama FIFEST 2018, siswa yang mengisi Asrama Tomawin diberi waktu setiap bulannya untuk pulang dan bertemu dengan keluarganya. Ada pula penghuni asrama yang orang tuanya bekerja sebagai karyawan PTFI. Pastinya, sebelum diterima di asrama, mereka telah lolos proses seleksi.

 Asrama LPMAK dan Tomawin sama-sama dilengkapi dengan fasilitas penunjang yaitu komputer, perpustakaan, ruang belajar, lapangan olahraga, dan lainnya.  Tujuan pendidikan berasrama ini tentunya untuk meningkatkan kapasitas intelektual, emosional, sosial, dan spiritual para anak dan pemuda Papua sejak dini untuk bekal masa depan mereka.

91% siswa asli Papua telah mendapatkan manfaat nyata dari program kemitraan pendidikan dari PT Freeport Indonesia (Dokpri)
91% siswa asli Papua telah mendapatkan manfaat nyata dari program kemitraan pendidikan dari PT Freeport Indonesia (Dokpri)
Beasiswa Membawa Anak Gunung Keliling Indonesia

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun