Mohon tunggu...
Tety Polmasari
Tety Polmasari Mohon Tunggu... Lainnya - ibu rumah tangga biasa dengan 3 dara cantik yang beranjak remaja
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, insyaallah tidak akan mengecewakan...

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Tanda-Tanda Akhir Zaman

29 Agustus 2021   13:57 Diperbarui: 29 Agustus 2021   14:08 2002
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Aku berkata, "Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui". Rasul berkata, "Dia adalah Jibril yang datang kepada kalian mengajarkan kalian tentang agama kalian". (Riwayat Hadist Muslim)

Jadi, tanda-tanda kiamat sama dengan tanda-tanda akhir zaman. Karena kiamat itu terjadi pada akhir zaman. Dalam hadist tadi ada dua. Rasul menyebutnya dua. Meski ada dua tanda, tapi efek dan pengaruhnya luar biasa.

Apa sih yang terjadi pada tanda-tanda akhir zaman?

Tanda kiamat yang disebutkan dalam hadits:

Dokumen pribadi
Dokumen pribadi
Pertama: Seorang budak wanita melahirkan anak majikannya.

Ada beberapa penafsiran. Saat kemenangan Islam terjadi di mana-mana. Bila disebut para budak wanita telah melahirkan anak yang jadi tuannya, artinya perbudakan telah hilang dari muka bumi. Karena para budak itu tidak lagi melahirkan budak, melainkan telah melahirkan orang-orang yang merdeka.

Karena pada jaman itu, anak majikan yang lahir dari budak wanita sama kedudukannya dengan ayahnya dan otomatis budak wanita itu merdeka.

Ketika diutusnya nabi akhir jaman, nabi penutup, saat itu sudah mulai disebut tanda-tanda kiamat.

Untuk konteks kekinian, bisa ditandai dengan ungkapan diperbudak oleh orang asing,  dijarah negerinya. Diperlakukan dengan semena-mena. Ini termasuk perbudakan yang tidak terlihat. Dan banyak terjadi di mana-mana.

Penafsiran lainnya, bahwa budak telah melahirkan tuannya sekadar menjadi ungkapan, bahwa anak-anak akan menjadi durhaka kepada orangtuanya, terlebih kepada ibunya. Ibarat ibu yang menjadi budak, dan anak menjadi tuan yang memperbudak ibunya sendiri.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun