Mohon tunggu...
Tety Polmasari
Tety Polmasari Mohon Tunggu... Lainnya - ibu rumah tangga biasa dengan 3 dara cantik yang beranjak remaja
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, insyaallah tidak akan mengecewakan...

Selanjutnya

Tutup

Kurma Pilihan

Sedih, Ramadan Berakhir, Tilawah Bareng Berakhir

12 Mei 2021   08:37 Diperbarui: 12 Mei 2021   08:42 1050
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Lalu saya membuka channel Youtube Rumah Tadjwid, yang berisi cara membaca makhraj yang benar, terutama untuk huruf yang menjadi catatan bu guru. Setelah itu, baru saya gabung di "kelas".

Di sisi lain, "terlambatnya" saya juga memberikan keuntungan buat saya karena biasanya mendapatkan giliran terakhir. Dengan begitu, saya bisa menyimak bacaan para peserta, apa kesalahannya, apa koreksinya. Tapi ini juga belum tentu membuat bacaan saya tanpa cela. Eh, masih ada yang salah juga.

Cara memberitahukan kami bahwa cara membaca kami salah, guru tidak serta merta bilang salah, tapi dibarengi dengan ilmunya. Jadi, kita membaca Alquran harus berdasarkan ilmu. Lancar membaca Alquran bukan berarti apa yang kita baca itu benar sesuai tadjwid.

Misalnya, pada edisi Minggu (25/4/2021), saat membaca surat Al Muddasir (Orang yang berkemul), surat ke-74 dengan 54 ayat. Surah yang berisi perintah langsung Allah kepada Nabi Muhammad saw untuk menyerukan dakwahnya seusai menerima wahyu yang pertama.

Dokumen pribadi
Dokumen pribadi
 Yang menjadi catatannya yaitu, cara membaca ayat Alquran di akhir kalimat jika bertemu dengan huruf waw bertasydid, ya' bertasydid, saat waqaf di huruf bertasydid, hamzah, tanda washal bertemu tasdjid, dan alif tatsniyyah, maka dibacanya nabr.

Nabr adalah menekan suku kata atau huruf tertentu dari huruf-huruf pada suatu kata sehingga terdengar sedikit lebih keras daripada huruf-huruf lain yang ada di dekatnya.

Jadi, kalimat dibaca Nabr jika: 1. Saat bertemu huruf waw dan ya bertasydid baik didahului huruf berharakat dhammah, fathah dan kasrah; 2. Saat bertemu huruf bertasydid; 3. Saat waqaf pada hamzah yang didahului huruf mad atau layyin; 4. Saat waqaf pada huruf bertasydid selain huruf ghunnah bertasydid (huruf mim dan nun); 5. Saat alif bertemu dengan hamzah washal.

Sebelum menutup pertemuan, guru Ica meminta pesan dan kesan kami. Semua dari kami menyatakan kegiatan tilawah bareng ini sangat bermanfaat. Yang selama ini merasa membaca Alquran sudah benar, ternyata salah.

Itu yang sudah lancar membaca, bagaimana dengan yang masih terbata-bata, tentu banyak kesalahan yang diucapkannya, meski tetap juga mendapatkan pahala dari Allah. Masya Allah.

Aisyah mengatakan dalam satu hadis bahwasannya Rasul bersabda, "Orang yang membaca Alquran dan dia pandai (lancar dalam membacanya), maka dia akan bersama para malaikat. Sedangkan orang yang membaca Alquran namun masih tergagap-gagap (belum lancar), maka dia akan mendapatkan dua pahala". (Hr. Turmudzi: 2829)

Kami pun meminta agar kegiatan ini tidak diadakan saat bulan Ramadhan saja, tetapi dilanjutkan pada bulan-bulan berikutnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kurma Selengkapnya
Lihat Kurma Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun