Mohon tunggu...
Ndrow
Ndrow Mohon Tunggu... Editor Visual -

Berfikir berdasarkan opini pribadi

Selanjutnya

Tutup

Vox Pop

Di Balik Terselesaikannya Sengketa Makam Mbah Priuk

6 Maret 2017   16:33 Diperbarui: 8 Maret 2017   22:01 6945
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Tulisan ini didasari ketertarikan saya tentang pelik yg terjadi bertahun2 lamanya akan kasus sengketa hukum Makam Mbah Priuk (Habib Hasan), dimana sengketa itu telah memakan banyak korban. Penjabaran tulisan ini saya dapat dari Kultwit Rudi Valinka di akun @Kurawa (Forensik Auditor), dimana pada kultwit beliau agak sedikit 'berbau Mistis' yang dapat dikategorikan menggugah nalar akal sehat.

Dimulai dengan kejadian sekitar 15 tahun yang lalu, dimana keputusan Pengadilan Negri Jakarta Utara memenangkan Hak kepemilikan tanah di area Makam Mbah Priuk seluas 5,4 Hektar sebagai milik Pelindo 2, dimana tanah tersebuk masuk dalam HPL (Hak Pengelolaan) tanah pelabuhan. Walau demikian pihak Pelindo 2 tidak serta-merta dapat langsung meng"eksekusi" lahan tersebut untuk digusur dikarenakan banyaknya masyarakat umum disana khusus nya santri yang berada di area tersebut selalu siap "memasang badan" untuk menggagalkan penggusuran Makam (Habib Hasan) tersebut. Mereka percaya jika Makam tersebut adalah Makam yg di "Keramatkan" dimana banyak masyarakat dari penjuru daerah selalu datang untuk "Nyekar" tiap harinya. Mengenai sejarah tentang Mbah Priuk (habib Hasan) pembaca bisa lihat di berbagai macam situs berita maupun artikel terkait.

Cerita berlanjut dimana sekitar tahun 2005, salah satu ahli waris sekaligus keturunan (Cucu) Habib Hasan yaitu Habib Abdullah Alaydrus atau yang dikenal dengan panggilan Habib Sting mendapatkan "bisikan ghaib" dari Mbah Priuk (entah melalui mimpi atau yang lain bisa ditanyakan langsung kepada yang bersangkutan). Dalam bisikan itu dipercaya Habib Sting mengandung pesan yang di tujukan kepada Foke ( Fauzi Bowo ) yang mana pada saat itu menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI (Gub. Bapak Sutiyoso). Lalu, dikirimlah Kyai (utusan) menemui Foke untuk menyampaikan "pesan ghaib" tersebut.

Isi pesan tersebut berbunyi "kamu mendapat amanah oleh Habib Hasan dan dipilih untuk menjaga makam nya". Memang agak terdengar "lucu", dimana hal mistis dikait2kan dengan urusan pemerintah (Daerah). Setelah pesan itu disampaikan, reaksi Foke pun menjadi aneh dan bingung seraya berucap : "kenapa harus saya? sayakan hanya Wakil Gubernur" sembari tersenyum. Dan terjadilah pada tahun 2007 dimana Foke terpilih menjadi Gubernur DKI, ternyata pesan Mbah Priok tersebut memang benar terjadi.

3 tahun dalam masa menjabat sebagai Gubernur DKI, Foke pun lupa dengan pesan ghaib yg sudah disampaikan untuknya, tepat pada tanggal 14 April 2010 lalu terjadilah peristiwa berdarah, Ormas2 Islam, ratusan santri dan masyarakat berkumpul dengan persenjataan seadanya (termasuk Ormas FPI) "memasang badan" mereka untuk mempertahankan Makam tersebut, bentrokan pun tak dapat dihindari, masyarakat dan santri berjibaku dengan pihak Satpol PP dan aparat kepolisian yang di komandoi oleh Wagub Priyanto, puluhan orang luka berat dan menewaskan 3 orang (info di dapat dari berita pada saat itu, padahal lebih) di pihak Satpol PP yang kebetulan Kurawa (narasumber) ada di dekat tempat kejadian dan melihat dengan kepala matanya sendiri bagaimana pasukan Satpol tewas dianiaya oleh massa, termasuk polwan2 yg terperangkap menangis ketakutan. Masa seakan-akan mendapat dukungan ghaib dan keberanian begitu kalap hingga tak merasa takut berhadapan dengan Satpol PP dan aparat kepolisian. Kejadian inipun membuat Pak SBY selaku Presiden turun tangan untuk meng"adem"kan situasi. Pada sisi lain pula disaat waktu yang bersamaan (bentrokan terjadi) Foke mendapat Musibah dengan meninggalnya Ayahanda beliau. Kejadian kerusuhan di Koja ini menimbulkan trauma dan korban bukan hanya jasad tapi jabatan politik termasuk kasat pol PP nya saat itu.

Dengan kejadian tersebut Foke dianggap tidak amanah terhadap pesan ghaib Mbah Priuk, Amanah dari Habib Hasan telah dicederai menurut ahli waris.. "bukannya menjaga malah ingin menghancurkan" begitu kata mereka, dan pada tahun 2012 Foke pun "Tumbang" sebagai Petahana dalam PILKADA DKI. Padahal, sebagai Petahana PERKASA yang di dukung banyaknya Partai, dalam hal berlogika itu agak "menggelitik" logika. Masyarakat di sekitar Makam beserta santri sebelumnya memamg sudah memprediksi kalau Foke akan kalah karena salah satu faktor yg tidak mengamanahkan pesan Mbah Priuk. Masuk akal sehat..?? tentu tidak, tetapi itulah keyakinan, dan itu terjadi. Bukan pula dikarenakan Jokowi Populer. Memang terlalu rumit jika faktor “ghaib” dimasukkan ke dalam hitung-hitungan politik.

Pada masa Jokowi memimpin sebagai Gubernur DKI, pesan "Ghaib" itu belum muncul kembali, entah karena Jokowi bukan orang yg terpilih oleh Habib Hasan, atau mungkin ada sebab lain. Wallahu a'alam.

Setelah 12 tahun (sejak pesan Ghaib itu pertamakali mucul), tepatnya pertengahan Januari 2017 pesan Ghaib itupun kembali muncul kepada Habib Sting. Lagi-lagi ini terus mengundang tanya ke kita. Sebab, memang semuanya sulit dicerna akal sehat. Di dalam pesan Ghaib itu ditujukan untuk Ahok, saat kabar ghaib itu datang, Ahok sedang sibuk-sibuknya kampanye PILKADA DKI. Apalagi saat itu Ahok juga gencar2nya Beliau dihajar habis2an isu Penistaan Agama. Tetapi ahli waris Mbah Priok tetap ingin menyampaikan pesan Ghaib tersebut dan diutuslah orang kepercayaan habib Sting untuk bertemu Ahok.

Habib Sting. Sumber: www.jakartaasoy.com
Habib Sting. Sumber: www.jakartaasoy.com
Bisa ditebak, Ahok tidak percaya akan Hal2 mistis seperti itu, Ahok punya prinsip yang keras tidak akan mau memanfaatkan sentimen agama utk kepentingan politiknya termasuk di makam mbah Priok ini, 3 kali dibuat jadawal untuk bertemu dengan Habib Sting semuanya gagal, tetapi Habib Sting tetap menunggu kedatangan Ahok (ke Makam Mbah Priuk). Seperti yang sudah saya utarakan sebelumnya, dimana Ahok tidak percaya akan Hal2 mistis tersebut, namun tetap saja ada pergolakkan di hati kecil Ahok tentang pesan Ghaib tersebut. Sebab, ini sangat sensitif sekali. Nantinya ini sudah berkaitan dengan “keyakinan” orang terhadapnya.

Setelah beberapa hari, akhirnya Ahok pun mengesampingkan ketidak-percayaan nya pada hal yg berbau mistis.  Dari kesepakatan dengan pihak Makam Mbah Priuk, kunjungan ke sana bukanlah urusan Pilkada maka disetujui kunjungan secara diam2. Tepat Jam 3 dinihari, Ahok sudah bersiap2 untuk pergi ke Makam Mbah Priuk, itupun dilakukan atas kesadaran Ahok yang tidak dia percayai sesungguhnya. Gila.., Ngapain tiba2 mau pergi ke Makam Mbah Priuk pagi2 buta? Entah dikarenakan hal apa juga, seperti ada yang menyuruh Ahok untuk berkunjung. "Ahok, pokoknya lu harus kesini (Makam) sekarang" ujar Ahok saat ditanya dan bercerita. Jika yang dimaksudkan pergi pagi2 buta, Ahok beralasan untuk menghindari peliputan media.

Kunjungan Ahok pagi2 buta saat itu tergolong Nekat, tidak masuk akal, mengapa..?? karena disana Ahok sudah dikenal sebagai penista Agama Islam, di dukung pula dengan kepergian nya tanpa seorang ajudan ataupun staf pribadi beliau, sendiriaann..!!  That's Crazzzzyyyy... right..??

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Vox Pop Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun