Nawawi M. Noer
Nawawi M. Noer Pembelajar

Saya Moh Nur Nawawi silahkan kunjungi Blog pribadi saya catatanawi.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan Pilihan

"Aquaponic for Urban Farming", Strategi Pemberdayaan Komunitas dengan Akuaponik

11 Agustus 2018   09:17 Diperbarui: 11 Agustus 2018   10:12 570 3 0
"Aquaponic for Urban Farming", Strategi Pemberdayaan Komunitas dengan Akuaponik
www.mosttor.ru

Upaya  untuk  meningkatkan  kualitas  hidup  manusia  dalam  kaitannya  dengan peningkatan  kesejahteraan  keluarga merupakan  hal  yang  tidak terpisahkan.  

Kondisi geografis, sosial  dan  kultural tempat keluarga,  dan lingkungan sangat  berpengaruh  terhadap penilaian mengenai kesejahteraan keluarga. Pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat adalah sebuah program kepedulian yang diaktualisasikan dengan intervensi dan advokasi pengembangan potensi masyarakat dengan tujuan agar masyarakat bisa lebih berdaya dalam usaha memenuhi kebutuhan ekonominya. 

Optimalisasi program pemberdayaan dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat bisa dimulai dari satu keluarga masyarakat hingga satu komunitas atau kelompok masyarakat.

Pemberdayaan berbasis pada pendekatan komunitas masyarakat baik di perkotaan maupun diperdesaan adalah konsep pemberdayaan yang langsung pada aktualisasi pada komunitas masyarakat dengan konsep dan program yang tepat guna dan mudah dalam pelaksanaannya serta yang terpenting hasil dari program tersebut bisa segera terwujud dan berdampak positif secara langsung bagi masyarakat. Penentuan program haruslah benar-benar disesuaikan dengan kondisi komunitas tersebut.

Akuaponik solusi urban farming

Salah satu program yang sesuai dengan permasalahn tersebut adalah program Akuaponik yaitu sebuah konsep budidaya yang menggabungkan akuakultur atau budidaya perikanan dengan hidroponik atau budidaya pertanian terpadu yang bisa diterapkan pada lahan terbatas.

 Konsep ini sangatlah tepat jika di aplikasikan pada masyarakat ekonomi bawah didaerah perkotaan yang hanya tinggal dilahan sempit seperti rumah-rumah bedeng (kontrakan berderet) maupun di desa dimana masyarakat hanya memiliki lahan sempit dan terkendala biaya jika harus melakukan usaha budidaya konvesional yang memerlukan lahan luas.

Sistem budidaya tanaman sayuran dan ikan secara akuaponik memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan budidaya secara konvensional. Melalui teknologi ini, masyarakat perkotaan dan pedesan yang terkendala lahan dapat berbudidaya tanaman sayuran dan ikan secara bersamaan pada luasan lahan yang sama dan bisa disesuaikan dengan kondisi lahan yang ada. 

Khusus di area perkotaan konsep ini  dapat menjadi solusi atas beberapa permasalahan yang umum muncul di perkotaan, seperti ketersediaan bahan pangan yang sehat, murah dan berkelanjutan, mengurangi polusi, menambah nilai estetika kota, mengurangi tingkat stres dan perbaikan hubungan sosial, hingga memberikan pemasukan tambahan.

Sebenarnya sistem bertanam dengan aquaponik sudah lama dikenal oleh peradaban manusia, dimana suku Aztec di Amerika telah mempraktekkannya sejak lama. Aquaponik kembali muncul setelah lama ditinggalkan manusia. 

Akuaponik ini bukan hanya soal cara menanam tetapi juga pada gerakan ramah lingkungan. Akuaponik ini cukup populer di perkotaan yang kemudian menjadi urban farming. Akuaponik adalah suatu perpaduan sistem budidaya antara sub sistem hidroponik dengan sub sistem akuakultur sehingga menjadi suatu sistem produksi pangan terpadu (tanaman dan ikan).

Dewasa ini, Akuaponik menjadi sebuah model produksi pangan berkelanjutan yang menekankan pada konsep aliran nutrien yang memadukan prinsip-prinsip ekologis sehingga teknologi ini lebih alami dan sangat ramah lingkungan, menghasilkan produk organik karena bebas dari kontaminasi bahan kimia (misalnya; disinfektan, pestisida, antibiotik, dll). 

Selain itu, akuaponik merupakan sistem akuakultur yang dikembangkan untuk lahan terbatas sehingga sangat penting untuk pengembangan akuakultur di daerah perkotaan (urban aquaculture).

Gambar Akuaponik
Gambar Akuaponik
Akuaponik memiliki kelebihan-kelebihan yang memiliki korelasi dengan beragam permasalahan urban farming. Akuakulturis dan petani menggunakan akuaponik karena beberapa alasan. Petani melihat kotoran ikan sebagai sumber pupuk organic yang baik bagi pertumbuhan tanaman. 

Pembudidaya ikan melihat hidroponik sebagai salah satu metode biofltrasi untuk memfasilitasi akuakultur resirkulasi intensif. Petani melihat akuaponik sebagai cara untuk memperkenalkan produk organik ke pasar karena hanya menggunakan pupuk dari kotoran ikan yang telah melalui proses biologis. 

Menghasilkan dua produk sekaligus dari satu unit produksi.Akuaponik dapat menghasilkan sayuran segar dan ikan sebagai sumber protein pada daerah-daerah kering dan ketersediaan lahan terbatas. 

Akuaponik adalah model produksi pangan yang berkelanjutan dengan perpaduan tanaman dan ikan dan sikulus nutrien. Sistem akuaponik mengikuti prinsip-prinsip seperti Produk limbah dari satu sistem biologis perfungsi sebagai nutrient untuk system biologis berikutnya. Perpaduan ikan dan tanaman merupakan usaha polikultur yang menghasilkan produk ganda (ikan dan sayuran). 

Gambar model akuaponik
Gambar model akuaponik
Konsep Pemberdayaan komunitas  

Sebuah komunitas masyarakat di suatu komplek diperkotaan khususnya terlebih daerah yang terpinggirkan, yang pada umumnya dihuni oleh masyarakat ekonomi kecil hingga menengah dan tinggal dalam sebuah rumah yang kecil-kecil dan memiliki lahan yang sempit. 

Pemberdayaan Komunitas dengan urban farming diharapkan mampu meningkatkan pendapat masyarakat, dengan konsep usaha budidaya akuaponik diharapkan lahan sempit dan permasalahn permodalan tidak menjadi pengaruh, karena masyarakat bisa memanfaatkan lahan yang sempit, seperti gang-gang, dinding rumah, halaman yang sempit atau selokan untuk usaha ini, dengan biaya yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2