Mohon tunggu...
Nadhil najidiMuhammad
Nadhil najidiMuhammad Mohon Tunggu... Mahasiswa

ANGGOTA KKN DR 104 UINSU PERBANKAN SYARIAH

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

Uang Elektronik Solusi Transaksi di Masa Pandemi

14 Agustus 2020   17:06 Diperbarui: 14 Agustus 2020   17:30 41 2 0 Mohon Tunggu...

Dunia internasional sekarang telah dihadapkan dengan munculnya wabah coronavirus atau yang kenal juga dengan istilah Covid-19. Pada bulan maret lalu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah menyatakan bahwa penyebaaran wabah Covid-19 sudah masuk dalam pandemi dunia dan harus segera ditangani bersama-sama untuk memutus rantai penyebaran virus tersebut.

Virus ini telah merenggut banyak nyawa di seluruh dunia, bahkan di negara kita Indonesia sudah termasuk sebagai kasus corona terbanyak di antara negara lainya. Virus ini tidak hanya berdampak di sector kesehatan saja, tetapi virus ini juga merenggut kebebasan seluruh manusia, dimana pemerintah dan WHO melakukan perintah untuk stay at home, dengan adanya perintah tersebut maka sektor ekonomi pun mulai terkena dampaknya.

Di tengah masa pandemi ini perlu namanya penanganan ekstra di sektor ekonomi, transaksi tunai dimasa pandemic sangat anjlok apalagi semenjak WHO menyatakan bahwa uang tunai yang tersebar setiap harinya bisa menjadi media penyebaran virus corona (Covid-19), maka untuk menggerakan sektor ekonomi dan juga untuk mengantisipasi resiko terkena virus, uang elektronik menjadi solusi utama untuk transaksi masyarakat ditengah pandemi ini.

Pemerintah bersama Bank Indonesia dan juga otoritas atau lembaga terkait bersinergi dan melakukan kerja sama untuk melakukan pemantauan penyebaran virus corona. Salah satu langkah Bank Indonesia untuk mencegah penyebaran virus corona dengan melakukan disinfektan terhadap uang rupiah.

Uang elektronik  memudahkan para produsen dan juga konsumen untuk bertransaksi di masa pandemi ini dengan media elektronik ataupun internet. Uang elektonik untuk sekarang ini bisa digunakan untuk transaksi transportasi online, bayar makanan dan minuman di restoran ataupun online,pulsa, listrik pascabayar ataupun prabayar, bayar belanja di toko-toko offline maupun online, belanja di marketplace yang menyediakan pembayaran elektronik.

Dompet digital ataupun layanan digital dari bank negri dan swasta juga sering memberikan cashback ataupun promo nah dari hal ini tidak heran jika masyarakat lebih memilih uang elektronik untuk solusi transaksi di masa pandemic global ini.

Bagaimana sih cara mendapatkan uang elektronik? Tentu saja uang elektronik berasal dari uang tunai yang kita setor ke bank kita ataupun dompet digital yang kita punya, seperti sekarang ini ada yang namanya Ovo, Dana, Gopay, Link aja, ini semua adalah uang digital non banking sedangkan untuk uang digital layanan yang disediakan bank ada mobile banking, debit card, kredit card.

Nah tutorial mengisi atau biasa di sebut dengan istilah Top-up dompet digital itu ada banyak cara nya dengan menggunakan mobile banking, ada juga yang menggunakan uang tunai langsung untuk di setor di gerai dompet digital tersebut.

VIDEO PILIHAN