Mohon tunggu...
Gigih Mulyono
Gigih Mulyono Mohon Tunggu... Peminat Musik

Wiraswasta. Intgr, mulypom2

Selanjutnya

Tutup

Travel Pilihan

Amerika Latin, Catatan Perjalanan 8

26 Maret 2020   15:00 Diperbarui: 18 April 2020   21:19 20 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Amerika Latin, Catatan Perjalanan 8
Ipanema beach, Rio Brazil. Dokpri



Ipanema Rio. Dokpri
Ipanema Rio. Dokpri
Menurut oma Fatima, Helo Pinheiro The Girl From Ipanema saat ini masih hidup dan sehat. Berusia hampir 75 tahun, membuka boutique kecil di sekitar pantai Ipanema.

Apakah Pinheiro menyadari kalau menjadi inspirator lagu bosas kampiun itu. Tentu tahu. Saat The Girl from Ipanema meledak tahun 1965, kedua pengarangnya Joao Gilberto dan Antonio Jobin terus terang mengatakan kalau lagunya terinspirasi oleh Pinheiro. Pinheiro pun menjadi terkenal, banyak diliput dan wawancara. Dalam salah satu wawancara tentang perasaannya menjadi inspirator lagu menawan, dan ketika ditanya siapa penyanyi terbaik pelantun lagu Girl from Ipanema menurutnya. Tersenyum manis lesung pipit kecil muncul di pipi, sambil menggedikan rambutnya yang keemasan, Pinheiro menjawab yakin Frank Sinatra.

Entah akhirnya siapa yang mempersunting si gadis dari Ipanema dan bagaimana bahtera rumah tangganya. Oma Fatima tidak bercerita.

Sore ini pantai tidak begitu ramai, mendung. Tidak ada deretan gadis gadis latino berbikini disepanjang pantai seperti gambar gambar di post card. Hanya beberapa menikmati senja tanpa mentari, tanpa langit jingga.

Beberapa pria tua dan muda antusias bermain volley pantai. Puncak gunung dikejauhan entah apa namanya berbentuk V menjadi latar belakang dan ikon ciamik pantai ini. V yang bisa diasosiasikan dengan Victory, Love, Virgin atau V yang lain. Atau juga bayangan bentuk lain.

Pasangan tua laki perempuan berjalan santai dengan tubuh mulai kendor. Perut menggelambir tak lagi indah. Tubuh yang seolah mengakui kekuasaan sang waktu. Kekuasaan yang merubah segalanya. Tubuh tubuh indah menjadi kisut. Memang tak ada yang abadi. Juga penampilan dan kemolekan.

Senja menua dan sayu kami meninggalkan pantai. Tiba tiba kembali seolah irama lagu bosas girl from Ipanema mengikuti.

And when she passes, I smile but she doesnt see.... she doesnt see
.......... She never see me


..................
..................

*Rio Samba Carnival*

Kata kata singkat ini mungkin mewakili apa yang tersuguh ketika menonton arak arakan Samba karnaval di kota Rio. Megah, Spektakuler, Memukau, Kolosal, Energik, Flamboyan, Seronok, Indah. Namun ada juga orang yang mengatakan tontonan itu Vulgar. Memang disana sini ada tampilan nona nona latino berbusana minim erotis, walau dipadu dengan kostum rumbai rumbai elok menawan.

Kemegahan dan keseronokan Rio Samba Carnival telah menginspirasi pertunjukan sejenis dimana mana. Sebagai contoh Mardigras di New Orleans Amerika. Karnaval kematian di Mexico, Karnaval topeng di Venetia Italy. Dan yang tak kalah seru juga di tanah air, yaitu Karnaval Jember yang digelar tahunan setiap bulan Agustus.

Apapun anggapan orang, atraksi tahunan karnaval Rio ini adalah salah satu pertunjukan yang paling populer dan menyedot wisatawan di Brazil. Pertunjukan kelas dunia.

Konon jauh sebelum Portugis mendarat di Brazil, bangsa Romawi telah terlebih dulu  menjejak tanah samba ini. Walaupun itu masih disangsikan karena tidak ditemukannya jejak jejak peninggalan bangsa Romans disini. Bukti hanya sebuah rongsokan kapal Romawi yang terdampar di teluk Guanabara.

Tetapi konon pula acara Karnaval yang menjelma menjadi karnaval Rio ini adalah satu tradisi peninggalan bangsa Romawi.... lagi lagi ini juga masih disangsikan.

Ketika Portugis datang menjajah Brazil di abad 16 M, tradisi perhelatan Karnaval ini diteruskan dan disempurnakan. Dipadu dengan tradisi bawaan bangsa Portugis yang memiliki kemiripan. Yaitu Entrudo, bergembira bersorak dan menari di jalan jalan.

Setelah ratusan tahun acara Karnaval ini masih lestari. Bahkan semakin menggelora. Kalau dahulu karnaval ini hanya diikuti oleh orang biasa dan budak. Sejak dihapuskannya perbudakan di Brazil tahun 1888, kaum atas ikut ambil bagian menyemarakannya.

Malam itu dalam guyuran rintik hujan, rombongan Latam telah bersiap disisi arena. Siap menonton Karnaval akbar kota Rio.

     bersambung

VIDEO PILIHAN