Mohon tunggu...
Hilman Mulya Nugraha
Hilman Mulya Nugraha Mohon Tunggu... karyawan swasta -

Coba menulis saja

Selanjutnya

Tutup

Nature Artikel Utama

Rumah Bongkar Pasang dan Konsep 100-0-100

16 Mei 2015   12:49 Diperbarui: 17 Juni 2015   06:55 481
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

[caption id="attachment_366071" align="aligncenter" width="300" caption="Contoh Rumah Risha"]

1431754020707926314
1431754020707926314
[/caption]

Teknologi RISHA inilah yang dicanangkan 10 tahun lalu setelah kejadian Tsunami di Aceh. Itu berarti, seperti yang sudah saya sebut, teknologi ini sudah lama ada hanya saja masih sedikit orang yang tahu. Saya juga baru tahu tahun 2015 ini. Saya jadi tertarik dengan yang namanya RISHA ini. Tadinya saya agak was-was karena masa sih ada rumah yang mudah dipasang? Bagaimana kekokohannya? Tapi ternyata saya yakni RISHA adalah teknologi unik dan menjanjikan. Teknologi ini dibuat dengan ukuran paling ekcil yakni 3 x 3 m. Dengan kualitas BMW, yakni, Baik, Murah, dan Cepat. Baik dalam hal mutunya, murah dari harganya, dan juga cepat pemasangannya. Menilik hal ini saya jadi punya angan agar saya punya rumah dengan konsep RISHA ini. Katanya sih, rumah dengan konsep RISHA sangat terjangkau. Harga rumahnya berada pada kisaran 100 hingga 200 juta saja untuk sebuh rumah tipe 21.

[caption id="attachment_366081" align="aligncenter" width="300" caption="Pondasi RISHA"]

1431754559448352901
1431754559448352901
[/caption]

Untuk memesan rumah dengan konsep RISHA ini harus menghubungi para aplikator. Salah satunya adalah The Litle Giant (TLG) yang ada di Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang. Tempat yang sama dengan inovasi air bersih yang sudah dijelaskan sebelumnya.

[caption id="attachment_366082" align="aligncenter" width="300" caption="Cetakan Pembuatan Panel RISHA  berupa panel"]

14317545881534468666
14317545881534468666
[/caption]

[caption id="attachment_366072" align="aligncenter" width="300" caption="Demo Pembuatan Cetakan untuk RISHA"]

1431754074521882856
1431754074521882856
[/caption]

Aplikator ini sudah kompeten dan berpengalaman membuat RISHA. Aplikator ini bahkan sudah memasarkan RISHA ke luar kota. Saya sempat melihat cetakan pembuatan RISHA. Salah satu karyawanya juga sempat memamerkan teknologi cetakan pembuatan RISHA.

100% Akses Sanitasi


Konsep yang satu ini menjadi pelengkap konsep permukiman masa depan yang dicanangkan Pusat Litbang Permukiman. Konsep 100% Akses Sanitasi adalah konsep agar setiap kawasan atau rumah memiliki akses sanitasi yang baik, layak, dan juga bersih.  Pihak Pusat Litbang Permukiman tidak asal bicara karena lagi-lagi, mereka tunjukan contoh konsep sanitasi yang baik, yakni MCK terpadu yang ada di daerah Cimanggung, masih tempat yang sama. Dan ketika saya melihat MCK ini saya dibuat takjub oleh konsepnya yang jauh dari konsep MCK kebanyakan. MCK ini sangat layak, malah ada tempat tunggunya. Kalau misalnya di setiap kawasan ada MCK ini, dijamin konsep kota bersih bakal tercapai. Bahkan, menunggu di toilet bukan lagi hal tabu kayaknya untuk dilakukan. Itu sih menurutku.

[caption id="attachment_366083" align="aligncenter" width="300" caption="Bersih kan yah"]

14317546271223061486
14317546271223061486
[/caption]

[caption id="attachment_366084" align="aligncenter" width="300" caption="Kamar mandi yang bersih"]

14317552911620197992
14317552911620197992
[/caption]

Konsep 100-0-100 ini sungguh suatu hal yang unik. Tidak hanya unik tetapi juga kreatif. Jujur saya acungi jempol kepada pihak Pusat Litbang Permukiman. Di saat orang mencari rumah mewah dengan berbagai konsep, instansi ini justru menawarkan konsep rumah yang secara fungsi, ketahanan, dan konsep keseluruhan lebih baik. Saya pun mulai tahu bahwa ternyata pemerintah juga punya program yang bagus. Sayang yah berita inovasi semacam ini jarang diekspos. Mungkin karena sifatnya membosankan kali yah. Yah, jujur sih, kita lebih sering memaki duluan pemerintah yang katanya gak ada kerjanya. Saya juga sempat berpikri demikian tapi ucapan itu mungkin karena kita tidak tahu. Tidak ada media yang mau memberitakan program pemerintah atau mungkin lebih tepatnya kitanya sendiri yang lebih senang dengan berita heboh dan sensasional.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Nature Selengkapnya
Lihat Nature Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun