Mohon tunggu...
Muhammad MuazhAlhamdani
Muhammad MuazhAlhamdani Mohon Tunggu... Editor - Justice

Harus Yakin

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Mahasiswa UPI Purwakarta Sukseskan Program Pemerintah "Kampus Mengajar Angkatan 1"

17 September 2021   05:30 Diperbarui: 17 September 2021   06:11 81 1 4
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Mahasiswa UPI Purwakarta Sukseskan Program Pemerintah "Kampus Mengajar Angkatan 1"
whatsapp-image-2021-03-22-at-15-29-53-6143cf0306310e6ab80dcc72.jpeg

Apakah kalian pernah mendengar kata pengabdian ? Dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi pengabdian menjadi salah satu hal yang wajib dilakukan oleh setiap mahasiswa selain Pendidikan dan penelitian. Melalui salah satu program dari Pemerintah yaitu Program Merdeka Belajar Mahasiswa diberi kesempatan untuk memenuhi salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kampus Mengajar merupakan salah satu program dari Merdeka Belajar yang baru diadakan tahun ini. Kampus Mengajar (KM) Angkatan 1 banyak diminati mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia. Kurang lebih 15 Ribu Mahasiswa yang sudah lulus seleksi Kampus Mengajar Angkatan 1 yang siap berkontribusi untuk mensukseskan program pemerintah.

Muhammad Mu’azh Alhamdani, salah satu Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta yang siap berkontribusi dalam kegiatan program Kampus Mengajar. SD Negeri Sukamukti 03 merupakan salah satu sekolah tujuan dari Program tersebut. Menurut data dari website “https://referensi.data.kemendikbud.go.id/ dan juga konfirmasi dari pihak sekolah bahwasannya sekolah akreditasi sekolah tersebut sudah sesuai dengan sekolah tujuan dari program tersebut”. 

Kegiatan yang terhitung dari tanggal 22 Maret – 26 Juni 2021 tersebut banyak hal yang telah dilakukan mulai dari membantu kegiatan pembelajaran, membantu guru pamong, membantu administrasi bahkan teknologi. Karena sebelumnya para mahasiswa telah mendapatkan pembekalan online terlebih dahulu selama kurang lebih satu minggu melalui Zoom meeting dan Youtube.

Selama tiga bulan kegiatan kampus mengajar, penulis dan rekan – rekan dianggap mahasiswa KKN oleh Kepala Sekolah walaupun sudah memberi tahu maksud dan tujuannya bahkan terkadang memberi tahu secara empat mata. Memang itu hal yang sedikit menggelitik “KKN saja ya, lebih mudah diucapkan soalnya” tuturnya. Penulis sangat senang sekali telah diterima di SD tersebut, penulis harap apa yang telah penulis dan rekan jalani selama tiga bulan ini memberi sedikit manfaat untuk sekolah dan masyarakat sekitar, khususnya kepada guru-guru dan siswa-siswa di SDN Sukamukti 03. 

Semua pengalaman yang telah kami dapatkan insyaallah kami gunakan untuk kebaikan. Semoga program Kampus Mengajar ini terus berkembang sampai seterusnya dan dapat menghasilkan produk-produk unggulan (kemajuan dalam bidang Pendidikan) yang nantinya akan menopang keberlangsungan Negara Indonesia kedepannya.

Terima kasih telah menyempatkan membaca artikel berita ini, kurang lebihnya penulis mohon maaf.

Mohon tunggu...
Lihat Konten Edukasi Selengkapnya
Lihat Edukasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan