Mohon tunggu...
Muhamad Yus Yunus
Muhamad Yus Yunus Mohon Tunggu... Seniman - Saya M. Yus Yunus

Penulis buku, kumpulan puisi Dukri Petot: Gaya-gayaan, Novel Tidak ada Jalan Pulang Kecuali Pergi, Anak Imaji, dan Sandiwara Kita di dalam atau di Luar Panggung Sama Saja (2020) Guepedia. Pendiri Teater Lonceng, Tangsel.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Artikel Utama

Jaket Levis dan Celana Sobek: Cocok Main Film Preman?

22 November 2021   09:02 Diperbarui: 3 Januari 2022   09:48 540 12 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Si Preman yang terlihat keren, dan Si Keren yang dianggap preman.

Gak kalah dengan busana muslim, preman juga punya busana preman, "katanya."

Anda pasti sedang bertanya-tanya, kenapa preman selalu ditampilkan dengan busana yang sangar. Jaket levis, celana sobek, dan rambut gondrong? Apa lagi selain itu?  Atau mungkin Anda tidak terlalu mempertahikannya dan lebih memilih untuk menjadi penikmat. Lalu menganggap bahwa tampilan semacam itu, ya preman. Atau dengan kata lain Anda yakin, Anda percaya, bahwa benar sosok preman sesuai dengan apa yang digambarkan melalui serial televisi dan dunia perfilman. Tapi sebenarnya Anda telah jauh dari kebenaran itu sendiri.

Saya tidak tahu apa definisi dari kebenaran yang benar-benar hakiki. Kebenaran sendiri masih sebuah kata-kata umum yang memiliki sejumlah arti. 

Jika kita berbicara soal kebenaran, maka kita juga perlu melihat kata setelah kata "kebenaran," seperti kebenaran soal mencuri itu tidak baik karena menyusahkan orang lain. Kebenaran bahwa Presiden Jokowi masih memimpi negeri ini sampai saat ini, adalah yang benar-benar terjadi. 

Kita terlalu sering membicarakan soal kebenaran untuk mengambil keputusan demi menyelesaikan sebuah permasalahan. Padahal kata "Kebenaran" memiliki arti yang umum.

Namun Anda jangan coba-coba untuk membuka kamus untuk mencari tahu apa arti kebenaran menurut KBBI. Jelas yang Anda temukan hannyalah sebuah rangkaian kata-kata yang di mana setiap katanya memiliki artinya sendiri. 

Kalau masih ngotot mencarinya silakan saja, tapi jangan lupa untuk mencari arti setiap kata yang mendeskripsikan kata kebenaran itu, niscaya Anda tidak akan menemukan apa-apa. Begitulah kata Jacques Derrida melalui pemikiran dekonstruksinya. 

Sejauh ini penulis masih memandangnya sebagai stereotipe umum yang dikonsumsi oleh mayoritas. Sebuah persepsi untuk menilai seseorang tanpa berpikir terlalu panjang. Yang justru malahan tidak jarang membuat kita sebagai manusia terkadang sering curiga dengan tingkah laku orang lain.

Sudah berapa banyak pasang mata yang melihat ciri-ciri preman pada serial televisi atau bahkan film

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan