Mohon tunggu...
Kuning Hitam
Kuning Hitam Mohon Tunggu... Komunitas Ranggon Sastra

Semua ini terjadi, lewat tanpa permisi.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Mari Ikut Aku Sebentar

26 November 2019   23:28 Diperbarui: 27 November 2019   13:34 31 3 0 Mohon Tunggu...

Kekasih.
Mari ikut aku sebentar ke bawah pohon
mari kita sama-sama menyaksikan guguran daun yang lanjut usia:
Jatuh di atas pangkuan tanah.

Mari ikut aku sebentar ke dalam hutan
mari kita sama-sama mempertanyakan tumbang pohonan gagah bertuah:
Jatuh di atas perut tuan tanah.

Mari ikut aku sebentar ke tengah sawah
mari kita saling bergandengan menyusuri setapak yang kehilangan arah:
Tersesat di antara jalan amarah.

Mari ikut aku sebentar ke dermaga
mari kita saling berdekapan memandang perahu yang sedang menepi saat fajar:
Mendatangkan syukurnya kehidupan.

Mari ikut aku sebentar ke pesisir
mari kita memadukan kasih kita kepada pasir yang terpisah dari garam:
Mengeluarkan air mata kerinduan.

Mari ikut aku sebentar ke atas karang
mari kita bernyanyi bersama untuk semua yang telah tumbuh dari kehidupan:
Menjadi bunga-bunga kebahagiaan.

Jakarta, 26 Oktober 2019

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x