Mohon tunggu...
Mufliha Leha
Mufliha Leha Mohon Tunggu... Guru - Guru

Baik dan sholehah

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Pertunjukkan Drama Teater "Pandemi" Karya N.Riantiarno

27 Mei 2022   13:18 Diperbarui: 27 Mei 2022   14:16 829
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Pertunjukkan ini diawali dengan sepasang suami istri yang sedang duduk diruang tamu sembari melakukan rutinitas seperti biasanya. Rizaldi (Priyo S Winardi) sedang duduk disofa berwarna putih. Dia terlihat resah karena virus pandemi yang sudah sangat lama melanda. 

Sambil menghela napas ia berkata, "Hanya duduk, menghadap ke depan, mengingat-ingat apa yang suda pernah kita lakukan. kalau ada kita bicara, kalau tidak kita diam saja.... Sunyi" ungkapnya.

mendengar perkataan sang suami, sang istri yang bernama Sahlinaz (Sari Madjid) menimpalnya, "Selalu seperti itu, setiap hari, sudah hampir enam bulan"

"Apa yang sudah kita lakukan?" tanya Rizaldi.

"Banyak. Saya, kamu, orang bisa saja lupa pada kita. untung kamu banyak menulis buku. tidak ada uangnya, tapi kita bahagia. orang bisa lupa sama kamu. Siapakah dia? pernah bikin apa? apa berguna bagi bangsa negara?" jawab Sahlinaz

Percakapan berlangsung selama 36 menit. Ketika mereka sedang berbincang, putri mereka pun datang dengan membawa sang kekasih. Sang kekasih yang bernama Pasha itu pun mengungkapkan niatnya datang karena ingin melamar Surtikanti. Akan tetapi, Pasha memberi tahu bahwa dia harus membawa putri kesayangannya itu pergi ke papua dikarenakan Pasha akan bekerja disana.

Setelah perdebatan beberapa saat, akhirnya sang ayah pun menyetujui keinginan putri dan calon menantunya. Meski harus ditinggal lagi oleh anak-anaknya, sang ayah dan ibu bersedia menerima Pasha sebagai menantunya.

Pertunjukkan ini sangat berkesan dihati para penonton. Dialog yang diucapkan pemain sangat jelas sehingga nyaman didengar dan mudah dipahami oleh penonton. meskipun pertunjukkan ini dilakukan secara daring, itu tidak menurunkan semangat para pemain untuk memainkan perannya masing-masing. 

Penonton pun tak kalah antusias, terbukti dari view yang berjumlah 30 ribu lebih penonton yang melihat pertunjukkan tersebut. Terlihat juga beberapa komentar para warga internet seperti,

"kereeennn banggeeeettt,, ditunggu karya karya lainnya Teater Koma,.. kangen banget untuk bisa nonton langsung, semoga pandemi ini cepat berlalu dan bisa nonton teater koma langsung.. terimakasih karya nyaa.. luaarr biasaaaaa" kata akun dengan nama Dian Widodo.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun