Mohon tunggu...
Felix Tani
Felix Tani Mohon Tunggu... Lainnya - Sosiolog Pertanian dan Pedesaan

Sedang riset pertanian natural dan menulis novel anarkis "Poltak"

Selanjutnya

Tutup

Humor Pilihan

Kompasianer-Kompasianer Tupakir

16 September 2022   06:46 Diperbarui: 17 September 2022   05:39 316 32 35
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi sebagai syarat pemanis saja (Jepretlayar Kompasiana/Dokpri)

Tupakir itu "tulis tanpa pikir". Memangnya ada yang macam itu? 

Kalau Engkong Felix bilang ada, ya, adalah itu. Keberatan? Demo sana berjulid-julid.

Bukan asal ngomong. Engkong tunjuk hidung contoh Kompasianer Tupakir, ya. 

Kalau salah, abaikan. Namanya juga contoh, bukan aslinya.

Daeng Asrul, pakar sampah. Bukan daeng yang sampah. Tapi dia pakar dunia persampahan.

Beberapa hari lalu dia nulis soal kemungkinan bau sampah dari TPA Benowo meruap ke Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. 

Riikonya, kata Daeng Asrul, pemain dan penonton pertandingan kualifikasi Puala Asia U-20 bisa semaput kebauan.

Ah, gampang solusinya, kata Engkong. Pemain dan penonton wajib pakai masker.

Atau cara inovatif lain. TPA Benowo suruh pakai masker. Itu pernah terjadi di Jakarta saat Asian Games 2018. Kali Item di Kemayoran dimaskeri pakai waring agar baunya gak meruap ke Wisma Atlet.  

Sukses? Entahlah. Tapi jelas gak ada berita atlet Asian Games semaput mencium bau Kalu Item.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humor Selengkapnya
Lihat Humor Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan