Mohon tunggu...
Felix Tani
Felix Tani Mohon Tunggu... Sosiolog Pertanian dan Pedesaan

Sedang riset pertanian natural dan menulis novel anarkis "Poltak"

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Aku Telah Membunuh Tuhanku

4 April 2021   12:51 Diperbarui: 5 April 2021   09:19 163 40 9 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi: Aku Telah Membunuh Tuhanku
Ilustrasi Pengadilan Yesus Kristus (Foto:Newmarket Films/20th Century Fox/indiewire.com)

"Lihatlah manusia itu!" Ujung lidah dan telunjuk Pontius Pilatus menyesah tubuh Anak Manusia

Rupa Anak Manusia tak lagi manusia. Cetar pecut algojo telah mencincang habis sekujur tubuh-Nya. 

"Salibkan Dia!" Ujung lidah dan telunjuk para imam Yahudi memaku keji tubuh Anak Manusia.

Tubuh Anak Manusia tak lagi bernyawa. Anggur asam telah lunas diminum dari cawan derita-Nya.

Tuhan telah mati. Manusia membunuh-Nya atas nama Tuhan dan agama.

Siapakah aku ini, manusia yang telah membunuh Tuhanku, demi keselamatanku? (efte)

*Gang Sapi Jakarta, seusai Misa Perayaaan Paskah, 4 April 2021.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x