Mohon tunggu...
Monika Ekowati
Monika Ekowati Mohon Tunggu... Guru - Seorang biarawati Tarekat SND--> ARTIKEL yang kutulis ini khusus untuk KOMPASIANA Jika muncul di SITUS lain berarti telah DIJIPLAK tanpa IJIN PENULIS !

Betapa indahnya hidup ini, betapa saya mencintai hidup ini, namun hanya DIA yang paling indah dalam Surga-Nya dan dalam hidupku ini, saya akan mencintai dan mengabdi DIA dalam hidupku ini ARTIKEL yang kutulis ini khusus untuk KOMPASIANA Jika muncul di SITUS lain berarti telah DIJIPLAK tanpa IJIN PENULIS !

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Sebiji Iman

22 Juli 2020   21:30 Diperbarui: 22 Juli 2020   21:31 155
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
buah ( between.net.com )

Mambang  mentari  senja  memikat  warna.

Ada  tekanan  kedamaian  yang  tergores

Pucuk  cemara pun  runduk

Seakan menghatur  sembah  pada  Sang  paduka.

Gusti,  Hidup Kau  perkenankan  kulalui.

Dengan  seri  warna-warni  yang  memikat

Sebiji  iman  telah  kugenggam.

Hendak  kutangkarkan  di ladang-Mu

Sebiji, ya  sebiji, tapi  bagiku  amat  berarti!

Karena  Dikaulah  penyemai  sejati.

Yang  memperkembangkan  buah  nikmat  jadi  syukur  puji.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun