Mohon tunggu...
MOHAZ
MOHAZ Mohon Tunggu... Wiraswasta - MOchammad Hamid AsZhar

Pembelajar kehidupan. Pemimpin bisnis di perusahaan nasional Indonesia yang berupaya membangun masyarakat melalui kewirausahaan dan permodalan.

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Pilihan

Seks di Luar Nikah dan Hancurnya Integritas Biopsikososial

8 Juni 2021   17:17 Diperbarui: 13 September 2021   05:32 465 3 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Seks di Luar Nikah dan Hancurnya Integritas Biopsikososial
Edukasi. Sumber ilustrasi: PEXELS/McElspeth

Integritas tidak hanya integritas secara psikologi dan integritas secara sosial, ada juga integritas secara biologis. Lebih dari sekedar bermakna “as whole and represents completeness", integritas merupakan keseluruhan dari bagian-bagian tertentu dalam diri yang menyatu dalam kehidupan seseorang yang digunakan untuk mencapai seluruh kebajikan dan kebahagiaan. Integritas berarti kita menciptakan situasi dimana semuanya berfungsi untuk kebaikan dan kebahagiaan kita. Bila disebut integritas secara psikologi artinya menyatunya hati, kata dan perbuatan secara konsisten. Bila disebut integritas secara sosial artinya jujur, commit dan amanah. Bila disebut integritas secara biologis artinya tubuh berfungsi secara utuh, kuat dan memiliki daya tahan yang cukup.

Tubuh manusia tersusun dari organ-organ. Ada organ dalam seperti jantung, paru-paru dan lambung. Ada organ luar seperti tangan, kaki dan kulit. Organ tersusun dari jaringan sel. Setiap 1 kg tubuh manusia kurang lebih tersusun dari 1 triliun sel. Setiap sel adalah makluk hidup yang bisa berdiri sendiri dan melakukan aktivitas hidup seperti mengasup nutrisi, bergerak dan berkembang biak. Tubuh ini seperti kumpulan makhluk hidup. Sel terdiri ada nukleus (inti sel), sitoplasma (cairan sel) dan sitoskeleton (kerangka sel) dan membran sel. Nukleus (inti sel) adalah bagian terpenting sel karena nukleus (inti sel) adalah pusat kecerdasan yang mengatur seluruh aktivitas sel seperti mengontrol informasi genetis, sintesis protein dan pertumbuhan sel.  Lebih kecil dari sel adalah molekul seperti molekul air, molekul protein, molekul lemak. Sel adalah makhluk hidup. Molekul sudah bukan makhluk hidup. Jadi peralihan dari yang mati ke yang hidup sebenarnya ada di level sel, lebih spesifik di nukleus (inti sel). Pertanyaannya adalah apa yang membuat terjadi peralihan dari yang mati di level molekul kepada yang hidup di level sel ?

Bila kita telaah lebih lanjut, di dalam intisel ada kromosom yakni suatu molekul DNA (deoxyribo nucleic acid) yang berkelindan membentuk kode-kode genetika A-C-G-T dan mengandung sebagian atau seluruh materi genetik suatu organisme. Kode-kode genetika A-C-G-T ini seperti huruf yang ketika disusun membentuk makna. Contohnya kata bahagia, tersusun atas huruf b-a-h-a-g-i-a. Huruf b, a, h, g dan i tidak bermakna ketika sendiri, namun ketika tersusun menjadi b-a-h-a-g-i-a jadi bermakna. Kata dengan kata disusun menjadi kalimat. Kalimat dengan kalimat disusun menjadi frasa, paragraf, bab, artikel, jurnal bahkan buku. Dalam konteks gen kumpulan huruf-huruf atau kode-kode tersebut disebut kode genetika. Ada sekitar 3 milyar kode genetika yang membentuk sistem informasi dalam diri manusia. Warna rambut, warna kulit dan bentuk hidung, instruksi desainnya dari sistem informasi kode genetika. Pertanyaannya adalah darimanakah informasi yang membentuk kode genetika ini muncul ? Pertanyaan lebih sederhana seandainya sistem informasi kode genetika itu ibarat sebuah surat cinta, maka darimanakah surat cinta ini berasal?

Vladimir Poponin dan Peter P. Gariaev, pakar biokuantum dari the Russian Academy of Sciences melakukan penelitian yang sangat fenomenal luar biasa dan kemudian diberi nama The DNA Phantom Effect. Setelah melakukan pengujian berkali-kali, mereka menemukan bahwa ketika DNA dirusak, kode-kode informasi genetis tidak hilang. Jadi cerita awalnya kedua ilmuwan ini menyinari dengan laser tabung ruang hampa yang sampel DNAnya belum dimasukkan. Kemudian di sana muncul gelombang elektromagnetik yang ditangkap suatu sensor dan ditampilkan di layar monitor komputer. Saat itu yang kelihatan di layar monitor komputer adalah cahaya laser yang terdistribusi secara acak (scatter). Kemudian diambil sampel DNA dari sel seorang manusia dan dimasukkan dalam tabung ruang hampa dan disinari laser untuk menangkap sinyal-sinyal elektromagnetik yang ditampilkan dalam suatu komputer. Saat itu yang kelihatan di layal monitor adalah pola DNA. Mengapa membentuk pola DNA? Karena terjadi interferensi gelombang elektromagnetik ketika DNA di intervensi dengan sinar laser.  

Sinar laser sendiri adalah gelombang elektromagnetik. Sesungguhnya sampel DNA tersebut juga adalah kumpulan gelombang elektromagnetik karena DNA tersusun dari molekul A-C-G-T yang tersusun dari atom-atom yang terdiri dari elektron-elektron. Yang menarik adalah ketika sampel DNA dikeluarkan dari tabung ruang hampa sehingga tabung ruang hampa itu benar-benar tidak ada isi sampel DNA lagi dan kemudian disinari laser kembali. Apa yang terjadi ? Ternyata di monitor ini menampilkan lagi pola DNA yang sudah tidak ada di dalam tabung ruang hampa itu dengan bentuk yang sama persis dengan pola DNA  sebelumnya dan berumur panjang dengan intensitas gelombang elektromagnetnya yang tidak sekuat ketika masih ada DNA dalam tabung ruang hampa itu. Ini menunjukkan bahwa DNA itu sebetulnya membekas di tempat dia tadi berada. Bekas DNA itu disebut sebagai phantom DNA.

Tubuh manusia ini adalah kumpulan memori yang terintegrasi. Bila tubuh manusia kehilangan integritas memori, ia akan menjadi rentan terhadap banyak hal. Pada dasarnya sifat tubuh itu atas apapun yang disentuhnya dengan kadar keterlibatan tertentu akan secara alami menyerap memori secara fisik (bukan secara mental). Dimanapun kita tidur, duduk, berdiri dan apapun yang kita sentuh, di sana akan selalu ada memori yang membekas (phantom DNA) dan terjadi transaksi-transaksi setiap waktu. Hubungan seks adalah sesuatu yang mengakibatkan seseorang mengambil sejumlah besar memori dari orang lain. Jika seseorang melakukan hubungan seks di luar nikah akan membuat memori biologisnya menjadi berlebihan dan sangat rumit. Ketenangan hidup akan lenyap dengan memori biologis yang berlebihan dan rumit. Dalam neurosains sendiri ada istilah yang disebut reticular activating system, yakni sistem neuron yang berfungsi untuk memfilter informasi tertentu di otak kita. Karena jika otak membiarkan semua informasi seperti iklan, hoax, video-video gak penting dan informasi-informasi sampah terus-menerus masuk ke otak tanpa filter maka otak bisa meledak/meleleh. Demikian juga tubuh, bila tidak dijaga integritas memorinya, maka tubuh bisa rusak baik secara kejiwaan maupun fisik. Orang yang melakukan hubungan seks di luar nikah setelah beberapa saat, faktanya untuk bisa merasa tenang menjadi sangat sulit. Secara lahiriah tampak ada kesenangan, tetapi sesungguhnya tidak akan ada ketenangan dalam jiwanya. Ketenangan adalah kunci utama kebahagiaan. 

Di samping itu, tubuh memiliki energi non fisik (vital energy) yang sangat penting buat kreativitas, keberanian, kekuatan batin, keindahan, cahaya wajah, kecerdasan, stabilitas mental, konsentrasi, resistensi terhadap penyakit, dan potensi hidup yang membuat fungsi otak, sistem syaraf, indra, sistem-sistem tubuh lainnya berfungsi optimal, akan kering dan larut karena hubungan seks di luar nikah. Jika kita memiliki vital energy ini, perjalanan hidup kita di dunia akan terlumasi dengan baik. Kita akan berproses dalam hidup dengan gesekan yang sangat minim. Vital energy ini seperti oli mesin kendaraan. Mobil sekuat Mercedes-Benz S600 Pullman Guard atau Jaguar XJ Sentinel sekalipun tidak akan bertahan lebih dari 1 jam bila dibuang oli mesinnya. Jika kita menjalani hidup tanpa terlumasi dengan baik kita akan menyaksikan setiap langkah hidup tampak seperti gesekan dan membuat kita menderita karena tidak ada pelumasan. Banyak orang yang seperti ini, mereka cerdas, mereka punya kompetensi, mereka mampu tapi hidup mereka berat dan berantakan karena setiap langkah yang mereka ambil selalu mengalami gesekan sehingga membuat hidupnya selalu penuh ragu, takut, selalu gagal dan sulit berprestasi. Hidup selalu setengah langkah, tidak bisa secara eksponensial 20 langkah dalam satu waktu. Kita yang bisa menjaga dan membangun vital energy tersebut secara alami hidup kita tidak mengalami gesekan terhadap banyak hal, segala sesuatu dipermudah untuk kita dan terjadi begitu saja.

Ketahanan diri manusia tidaklah sama, kebanyakan orang yang melakukan hal-hal yang mendekati hubungan seks di luar nikah (zina), pada akhirnya lepas kendali tergelincir oleh kuatnya tarikan lumpur hisap dari perbuatan zina. Demi untuk menjaga integritas memori biologis ini, beberapa agama seperti Islam, Kristen Ortodoks, Yahudi Ortodoks mewajibkan kepada wanitanya untuk berhijab, menjaga jarak dan tidak boleh bersentuhan terutama terhadap yang bukan mahram (halal dinikahi/diharamkan untuk disentuh). Serta untuk prianya diwajibkan menjaga pandangan (ghadul bashar) terhadap lawan jenis dan melarang melakukan hal-hal yang mendekati hubungan seks di luar nikah (taqrobuz zina). Adanya Covid 19 Pandemic, seakan mengukuhkan kebiasaan hidup untuk berhijab, tidak boleh bersentuhan terhadap yang diharamkan untuk disentuh dan menjaga jarak sebagai kebiasaaan hidup baru kita (new normal).

Secara biologis, seks di luar nikah selain membuat hancurnya integritas memori tubuh juga beresiko tinggi infeksi penyakit menular seksual seperti gonore, klamidia, sifilis, herpes, kutil kelamin, bahkan HIV-AIDS. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan lebih dari satu juta orang di dunia didiagnosis menderita penyakit menular seksual (PMS) setiap harinya artinya dari setiap 25 orang di dunia setidaknya satu orang memiliki penyakit menular seksual (PMS). Dampak biologis lain adalah hamil di luar nikah, infertilitas, kehamilan ektopik, penyakit kelamin yang ditularkan ke bayi dan kelahiran mati. Untuk kasus penyakit kelamin sifilis saja, berdasarkan penelitian WHO, menyebabkan lebih dari 200 ribu jumlah bayi lahir mati setiap tahun.

Dampak seks di luar nikah tidak hanya berhubungan dengan biologis baik hancurnya integritas memori tubuh maupun penyakit menular seksual (PMS), namun juga berhubungan dengan hancurnya manusia secara psikologis dan sosial. Biopsikososial dirumuskan oleh George Libman Engel terutama saat beliau bertugas di University of Rochester Medical CenterBiopsikososial mencoba memahami kesehatan manusia dan penyakit dalam konteks biologis, psikologis dan sosial. 

Dari dampak biologis ini menimbulkan dampak sosial yakni pembunuhan janin (aborsi), penderitaan anak karena kelahiran tanpa asuhan ayah dan/atau ibu kandungnya, kekerasan dalam keluarga karena labilnya jiwa dan perceraian suami istri. Untuk kasus aborsi yang terjadi di Indonesia saja, menurut data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tahun 2020, ada dua juta kasus aborsi ilegal setiap tahunnya, dan 30 persen dilakukan oleh kalangan remaja. Dampak sosial lebih besar lagi adalah dampak pada generasi selanjutnya. Secara kuantum, data-data memori tubuh manusia bisa menurun ke generasi selanjutnya baik secara langsung atau melompat ke generasi sesudahnya yang pola vibrasi dirinya sesuai dengan data-data memori tersebut. Alam semesta ini terwujud dengan prinsip-prinsip keseimbangan. Apapun yang kita perbuat sekarang entah positif atau negatif ada akibatnya. Berbuat baik dampaknya baik, berbuat buruk dampaknya buruk. Dampaknya bukan hanya ke diri kita tapi juga nanti ke generasi selanjutnya sesudah kita. Kalau seseorang melakukan seks di luar nikah (zina), secara keseimbangan alam akan ada keluarganya entah itu istrinya, suaminya, anaknya atau cucunya dan seterusnya yang akan terjerumus atau jadi korban, entah berzina atau dizinai. Ini yang disebut Pierre Franckh sebagai resonansi atau keterhubungan atas data-data informasi DNA tubuh manusia. Apakah kita rela bila keluarga kita, anak-anak kita, keturunan kita terjerumus atau jadi korban hubungan seks di luar nikah dengan begitu besar dampak kerusakannya secara biopsikososial ?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN