Mohon tunggu...
Mochamad Syafei
Mochamad Syafei Mohon Tunggu... Guru - Menerobos Masa Depan

Kepala SMP Negeri 52 Jakarta. Pengagum Gus Dur, Syafii Maarif, dan Mustofa Bisri. Penerima Adi Karya IKAPI tahun 2000 untuk buku novel anaknya yang berjudul "Bukan Sekadar Basa Basi".

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Ini Rumah Tuhan

7 November 2023   04:50 Diperbarui: 7 November 2023   04:58 159
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dik, sebentar lagi musim hujan, tidur kita tidak akan nyenyak lagi, karena sudah terlalu banyak genting yang bocor, kata seorang kakak pada adiknya,  di suatu malam, di sebuah kuburan yang selama ini ditinggali berdua sambil membayangkan rumah berpendingin udara 

Tak apa-apa, Kak, ini pun harus tetap kita syukuri, karena  kita bisa menikmatinya dengan  hati yang ria, tak perlu mikirin bayaran listrik yang kabarnya mau naik lagi, kata adiknya sambil makan roti yang barusan ditemukan di tong sampah tinggal separuh

Mereka berdua tersenyum  sebagai penghiburan diri setelah melihat poster film Gadis Keretek yang begitu menggiurkan 

Rumah kita ini, rumah Tuhan ya, Dik, penerangannya sudah di sediakan begitu terang di sana, kata kakaknya sambil menunjuk bulan yang kian hari kian kesepian karena anak-anak yang tak boleh lagi main di jalanan 

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun