Mohon tunggu...
Mochamad Syafei
Mochamad Syafei Mohon Tunggu... Guru - Menjaga Hati Nurani

Guru SMP Negeri 135 Jakarta. Pengagum Gus Dur, Syafii Maarif, dan Mustofa Bisri. Penerima Adi Karya IKAPI tahun 2000 untuk buku novel anaknya yang berjudul "Bukan Sekadar Basa Basi".

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Kenaikan Positif Covid di Jakarta

5 November 2022   19:10 Diperbarui: 5 November 2022   19:23 128
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Jumlah kasus positif Covid di Jakarta terus melonjak. Selasa, 25 Oktober berjumlah 889 kasus, Rabu, 2 November berjumlah 1.781 kasus. 

Kita tak boleh lengah. Bisa jadi sebulan ke depan akan meledak lagi jika tidak ditangani dengan serius. 

Di jalan jalan, juga di sekolah sekolah, serta tempat tempat umum lainnya, prilaku untuk tetap prokes menurun. Apalagi setelah presiden membolehkan buka masker di tempat terbuka. 

Sekarang sudah diperbolehkan juga berkumpul. Sepak bola sudah kita lihat bergulirnya. Konser konser musik bahkan over capacity. Banyak orang yang merasa sudah terbebas sama sekali dari Covid. 

Tidak perlu Srketat dulu, tetapi prokes harus tetap dijalankan. Sehingga peningkatan kasus dapat diminimalisir. 

Varian varian baru memang selalu menghantui. Varian XXB sebagai varian terbaru juga sudah di temukan di Jakarta. 

Upaya upaya lainnya, seperti vaksinasi juga harus terus dilakukan. Terutama untuk penerima vaksinasi booster. 

Saat ini, booster baru dilakukan untuk orang berusia di atas 18 tahun. Mereka yang di bawah 18 tahun belum ada yang booster. 

Harus segera disediakan booster untuk mereka. Sehingga akan terjaga ketahanan tubuhnya. 

Mari tetap waspada. 

Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun