Mohon tunggu...
Miltu Takin
Miltu Takin Mohon Tunggu... Foto/Videografer - Travel & Chill

Pengelana Kehidupan dan Berbagi Kisah

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Viral Keributan Ormas, Puan Maharani Ingatkan Solidaritas dan Gorong Royong

29 November 2021   12:39 Diperbarui: 29 November 2021   13:02 95
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan kembali akan pentingnya menghidupi semangat solidaritas dan gotong royong di antara masyarakat Indonesia. Hal itu dikatakannya terkait peristiwa heboh yang melibatkan organisasi masyarakat (ormas) yang viral di media sosial serta mengganggu ketenangan warga.

"Kita masih ada di masa sulit, menghadapi pandemi yang belum selesai. Apalagi, ini kita sedang antisipasi penyebaran varian coronas baru. Kita harus terus bergotong royong, bersatu, bukan ribut-ribut dan meresahkan kehidupan satu sama lain," ujar Puan dalam keterangannya di Jakarta.

Puan menyatakan bahwa salah satu poin penting yang harus selalu diingat dalam setiap kali melangkah ke depan adalah sebuah semangat untuk saling membantu satu sama lain. Solid dan gotong royong demi menghadapi tantangan di depan. 

Puan meminta bagi ormas atau kegiatan masyarakat lainnya untuk menciptakan aktivitas-aktivitas yang positif. Bila belum bisa membantu orang lain, jangan malah berbuat yang merugikan serta menciptakan keresahan.

"Kita harus gotong royong membuat lingkungan di sekitar kita tetap terjaga keamanannya. Kita ini kan juga sedang antisipasi kehadiran gelombang ketiga Covid-19. Makanya, kita harus saling bantu untuk testing, tracing, dan kalau dibutuhkan ya treatment saudara atau relasi terdekat kita," kata Puan.

Puan mengimbau masyarakat tidak perlu dulu mengadakan acara atau keperluan yang mengundang kerumunan. Ingatlah bahwa penyebaran Covid-19 sangat mudah terjadi di antara kerumunan.

"Kita ciptakan perdamaian, jangan kekhawatiran. Jangan ada ricuh di antara masyarakat. Ingatlah ketika terjadinya gelombang kedua di awal tahun ini, yang bantu kita yang masyarakat di sekitar kita. Ya makanya perdamaian itu dilestarikan, gotong royong terus melewati masa ini," ujar Puan.

Puan tidak menginginkan terciptanya sebuah kesenjangan dan perbedaan di antara masyarakat. "Semangat gotong royong sepatutnya terus dijalankan oleh kita semua. Gotong Royong Berskala Besar harus terus dijalankan," kata Puan.

Puan mengatakan bahwa gotong royong dan solidaritas tinggi adalah jati diri asli bangsa Indonesia. Bukannya ricuh dan ribut yang meresahkan saudara di Tanah Air sendiri.

"Organisasi masyarakat seharusnya justru jadi contoh bagi warga secara luas. Gunakan platform yang dimiliki untuk hal-hal positif, bukan yang ribut-ribut. Apalagi kalau terjadinya di Ibu Kota. Wilayah lain bisa melihat yang di Jakarta ini kok tidak mencontohkan yang baik. Padahal, apa sih yang kurang di Jakarta? Harus jadi contoh dong," ujar Puan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun