Mohon tunggu...
Merza Gamal
Merza Gamal Mohon Tunggu... Konsultan - Pensiunan Gaul Banyak Acara

Menulis untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman agar menjadi manfaat bagi orang banyak dan negeri tercinta Indonesia.

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Wabah Monkeypox Sudah Menembus 100 Negara

3 September 2022   20:57 Diperbarui: 3 September 2022   22:00 425 40 31
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Image: Peta perkembangan wabah monkeypox per 2 September 2022 (File by Merza Gamal)

Wabah cacar monyet atau monkeypox telah ditetap WHO sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional pada tanggal 23 Juli 2022.

Pada saat penetapan WHO (World Health Organization), negara yang tertular virus monkeypox sebanyak 74 negara dengan kurang dari tujuh belas ribu kasus. Namun per tanggal 2 September 2022, dilaporkan secara resmi sudah 100 negara yang sudah tertular wabah monkeypox dengan 53.027 kasus. 

Indikasi utama penularan virus monkeypox yang mewabah saat ini bukanlah akibat penularan dari monyet, namun indikasi utamanya adalah penularan seksual. Sebagaimana yang disampaikan oleh Sekjen WHO pada saat konferensi pers", bahwa saat ini wabah monkeypox terkonsentrasi di antara pria yang berhubungan seks dengan pria, terutama mereka yang berganti-ganti pasangan.

Oleh karena itu, WHO selain merekomendasikan kepada semua pemerintahan negara, juga menyerukan kepada organisasi masyarakat sipil, termasuk mereka yang berpengalaman dalam bekerja dengan orang yang hidup dengan HIV, untuk bekerja bersama WHO dalam memerangi stigma dan diskriminasi agar dapat menghentikan penularan dan mengendalikan wabah monkeypox

Merespon WHO, European Centre for Disease Prevention and Control (ECDC) atau Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa, mengeluarkan beberapa poster untuk mengingatkan masyarakat agar waspada dengan wabah monkeypox yang menyerang banyak negara di Eropa yang arahnya lebih kepada hati-hati dalam menghadiri pesta dan acara, seperti beberapa poster berikut: 

Image: Poster Kampanye Pencegahan Penularan Wabah Monkeypox-ECDC 01 (ecdc.europa.eu)
Image: Poster Kampanye Pencegahan Penularan Wabah Monkeypox-ECDC 01 (ecdc.europa.eu)

Poster Pertama, bunyinya "Jika Anda memiliki gejala cacar monyet, periksakan ke penyedia layanan kesehatan Anda. Sebelum mengambil bagian dalam acara apa pun musim panas ini." Gambar ilustrasinya adalah para anak muda. Dan gambar insert adalah pasangan sesama lelaki sedang duduk mesra.

Image: Poster Kampanye Pencegahan Penularan Wabah Monkeypox-ECDC 02 (ecdc.europa.eu)
Image: Poster Kampanye Pencegahan Penularan Wabah Monkeypox-ECDC 02 (ecdc.europa.eu)

Poster Kedua, bunyinya, "Setiap orang rentan terhadap cacar monyet. Stigma menghambat perjuangan melawan virus. Waspadai gejalanya. Jangan ragu untuk menghubungi penyedia layanan kesehatan Anda jika Anda bertobat." Di sini disampaikan kata frasa "jika Anda bertobat (if you're convered)".

Image: Poster Kampanye Pencegahan Penularan Wabah Monkeypox-ECDC 03 (ecdc.europa.eu)
Image: Poster Kampanye Pencegahan Penularan Wabah Monkeypox-ECDC 03 (ecdc.europa.eu)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan