Mohon tunggu...
melisa emeraldina
melisa emeraldina Mohon Tunggu... Lainnya - Menulis untuk Berbagi Pengalaman

"Butuh sebuah keberanian untuk memulai sesuatu, dan butuh jiwa yang kuat untuk menyelesaikannya." - Jessica N.S. Yourko

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Artikel Utama

Hal yang Paling Meresahkan di Apartemen

25 Oktober 2021   17:10 Diperbarui: 26 Oktober 2021   04:04 632
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Suatu hari, keluarga saya ingin berkunjung ke Jakarta dan ingin menginap di apartemen. Karena unit saya tipe studio, maka saya bermaksud menyewakan mereka unit apartemen di lantai yang sama dengan unit saya.

Maka kemudian saya melakukan survei ke beberapa agen penyewaan unit di ruko di lantai dasar.

Saya     : Mbak, mau sewa unit..
Admin : Harian apa transit?
Saya     : Transit?
Admin : Iya, transit. Ada 3 jam, 6 jam, 12 jam, atau harian. Weekday dan weekend beda harga.

Dia menyodorkan price list.

Wow. Saya benar-benar terkejut. Masalahnya apartemen saya ini tidak berlokasi di dekat terminal, stasiun atau bandara. Untuk urusan apa orang harus transit?!

Sebagai informasi, harga sewa transit ini mulai Rp 50 ribu untuk durasi 3 jam. Bisa disewa dengan bermodalkan KTP. Bisa dibayangkan dengan harga semurah itu, siapa saja bisa menyewanya. 

Sedangkan untuk sewa harian dikenakan biaya Rp 250ribu - Rp 350ribu.

Hotel berbintang saja tidak bisa dijamin selalu mengganti spreinya. Apalagi sewa transit 3 jam-an. Mana sempat?

Saya akhirnya mengurungkan diri menyewa unit apartemen dari agen, dan menghubungi orang yang saya sudah saya kenal, yang menyewakan unit untuk periode bulan-an. Namun dia bersedia menyewakan unitnya hanya untuk beberapa hari saja.

Lapor Pengelola

Saya pernah melaporkan perihal sewa transit ini pada pihak manajemen pengelola apartemen, namun tampaknya tidak ada tindakan khusus. Pesan saya diabaikan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun