Mohon tunggu...
Meidy Yafeth Tinangon
Meidy Yafeth Tinangon Mohon Tunggu... Lainnya - β–  π»π‘œπ‘π‘–: 𝑀𝑒𝑛𝑒𝑙𝑖𝑠 π‘‘π‘Žπ‘› π΅π‘’π‘Ÿπ‘π‘Žπ‘”π‘– πΎπ‘Žπ‘‘π‘Ž β–  π‘Šπ‘Ÿπ‘–π‘‘π‘’ π‘Žπ‘›π‘‘ π‘ β„Žπ‘Žπ‘Ÿπ‘’ π‘“π‘œπ‘Ÿ π‘–π‘›π‘ π‘π‘–π‘Ÿπ‘–π‘›π‘” π‘Žπ‘›π‘‘ π‘’π‘šπ‘π‘œπ‘€π‘’π‘Ÿπ‘–π‘›π‘”. πΉπ‘œπ‘Ÿ π‘ π‘π‘–π‘Ÿπ‘–π‘‘, π‘π‘’π‘Žπ‘π‘’ π‘Žπ‘›π‘‘ 𝑗𝑒𝑠𝑑𝑖𝑐𝑒

www.meidytinangon.com | www.info-pemilu-pilkada.online | www.pikir.net | www.globalwarming.web.id | www.minahasa.xyz | www.mimbar.online |

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Melukis Makna Merdeka di Lautan Lepas

15 Agustus 2021   19:30 Diperbarui: 15 Agustus 2021   19:33 181 19 4
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Melukis Makna Merdeka di Lautan Lepas
"Merah putih di lautan Kepulauan Sitaro" (Dokpri, at KM Majesty, Kawanua 022021)

Tentang merdeka,
coba kau pandanglah lautan lepas.
Samudera yang hidup bebas.
Bangun berjubah gelombang,
atau tidur berselimut air tenang.

"Lalu, apakah lautan menjamin hidup yang bebas?"

Tentang kehidupan yang bebas,
coba engkau menyelam
sampai lautan terdalam.
Beragam ikan hias, hingga Hiu yang buas.
Hidup bebas serumah di lautan yang luas.

"Tapi, mengapa lautan bebas menelan Titanic, Nanggala 402 hingga perahu nelayan?"

Tentang merdeka dan kematian,
jangan kau salahkan lautan
Sedalam-dalamnya lautan,
lebih dalam kuasa Tuhan.
Dan, bukankah merdeka bukan tanpa pergumulan?

Merdeka bukan hidup sempurna tiada mati.
Merdeka adalah buah juang pahlawan yang berakhir di prasasti.
Merdeka adalah bebas memperjuangkan hidup sebelum kau mati.
Ingatkah kau, bahwa merdeka dan mati, ada di tangan Tuhan?

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan