Mohon tunggu...
Meidy Yafeth Tinangon
Meidy Yafeth Tinangon Mohon Tunggu... Lainnya - β–  π»π‘œπ‘π‘–: 𝑀𝑒𝑛𝑒𝑙𝑖𝑠 π‘‘π‘Žπ‘› π΅π‘’π‘Ÿπ‘π‘Žπ‘”π‘– πΎπ‘Žπ‘‘π‘Ž β–  π‘Šπ‘Ÿπ‘–π‘‘π‘’ π‘Žπ‘›π‘‘ π‘ β„Žπ‘Žπ‘Ÿπ‘’ π‘“π‘œπ‘Ÿ π‘–π‘›π‘ π‘π‘–π‘Ÿπ‘–π‘›π‘” π‘Žπ‘›π‘‘ π‘’π‘šπ‘π‘œπ‘€π‘’π‘Ÿπ‘–π‘›π‘”. πΉπ‘œπ‘Ÿ π‘ π‘π‘–π‘Ÿπ‘–π‘‘, π‘π‘’π‘Žπ‘π‘’ π‘Žπ‘›π‘‘ 𝑗𝑒𝑠𝑑𝑖𝑐𝑒

www.meidytinangon.com | www.info-pemilu-pilkada.blogspot.com | www.pikir.net | www.globalwarming.blogspot.com | www.minahasa.blogspot.com| www.mimbar.blogspot.com |

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Untuk Kawanku Juru Warta

28 April 2020   22:10 Diperbarui: 28 April 2020   22:24 87 5 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
ilustrasi | www.shutterstock.com

Kawanku juru warta...

Pikiranmu tak pernah berhenti menggeliat
menerjang detik zaman:
"Ada fakta apa hari ini?"

Kakimu tak lelah menelusuri jalanan
dan lorong sepi Β penuh kerikil dan ranjau,
demi sebuah fakta
yang kelak diramu menjadi warta

Jemarimu lincah nan liar,
menari di atas keyboard komputer atau smartphone,
menggores fakta dalam rangkaian kata,
mewujud karya dalam berita, Β 
yang terkadang tajam menyayat nurani,
demi sebuah pembaharuan...

Hatimu merintih dikala ketidakadilan
tersaji di depan mata
Pun juga dikala kaum-mu tertindas kuasa!

Kawanku juru warta, dunia sepi tanpamu
Wartamu selalu dirindu,
n'tuk jadi inspirasi perubahan negeri

Tetap semangat, lanjutkan karya,
Hadirmu membawa misi mulia
Untuk inspirasi dan solusi
Untuk demokrasi dan hak azasi
Untuk damai dunia dan sejahtera rakyat
Untuk bumi dan peradaban manusia

Untuk ... kehidupan!

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan