Mohon tunggu...
Muhammad Catur Nugraha
Muhammad Catur Nugraha Mohon Tunggu...

Young Engineer dan Tukang Ngelayap

Selanjutnya

Tutup

Travel

Transportasi ke Dieng

7 Juni 2014   05:04 Diperbarui: 20 Juni 2015   04:54 0 0 0 Mohon Tunggu...
Transportasi ke Dieng
14020660421552300650

Berencana ke Dieng tapi hanya punya uang pas – pasan? Pengen ke Dieng tapi gag mau terikat ittenerary? Kalo gitu ngeteng aja ke Diengnya, sob. Caranya gimana? Banyak ko, banyak cara ngeteng ke Roma eh ke Dieng.

Cara paling simple

Naik bus dari Jakarta ke Wonosobo, tersedia banyak pilihan PO bus yang menyediakan jurusan Jakarta – Wonosobo diantaranya Pahala Kencana, Sinar Jaya, Dieng Indah, dan Damri tinggal kita sesuaikan aja dengan budget yang kita sediakan.

Ongkos bus :

Pahala Kencana : 160 ribu, berangkat jam 19.00 dari Terminal Rawamangun dari Tanjung Priok juga ada.

Sinar Jaya : 95 ribu kelas Eksekutif, berangkatnya dari mana aja nih, kan agennya SinJay tuh banyak banget.

Damri : 65 ribu (Ekonomi), 77 ribu (Patas Ekonomi), 85 ribu (Ac Ekonomi), 102 ribu (AC Patas), berangkat dari Pool Damri Kemayoran dan yang paling malam berangkat itu jam 8 malam.

Rosalia Indah : 110 ribu (Executive Class) berangkat dari Lebak Bulus jam 1 siang.

Sesampainya di Terminal Mendolo kita lanjutkan perjalanan ke RSUD Setjonegoro dimana mikro bis tujuan Dieng pada ngetem, kita naik mikro bis dengan ongkos 3 ribu sampai ke tempat ngetemnya.

Nah, Dari RSUD Setjonegoro kita naik deh Mikro Bis tujuan Dieng dengan ongkos 10 ribu sampai Dieng. Turun di pertigaan Dieng, ancer – ancernya ya Penginapan Bu Djono.

Total biaya perjalanan semisalnya kita naik SinJay Eksekutif

·Ongkos Jakarta – Wonosobo : 95 ribu

·Mikro bis Terminal Mendolo – tempat ngetem mikro bis : 3 ribu

·Mikro bis ke Dieng : 10 ribu

·Total : 108 * 2 = 216 ribu pp

Cara kedua, kita naik kereta

Caranya, ya naik kereta, supaya gag perlu ngambil cuti dan kabur dari kantor sore – sore kita ambil kereta malam, dan supaya lebih irit lagi kita ambil Kereta Progo yang ongkosnya 50 ribu dan berangkatnya jam 10 malam, kalo ada uang lebih ya naik Kereta Sawung Galih malam kembali lagi ke budget yang kita punya. Kalo semisalnya gag dapat Kereta Progo (peminatnya banyak, tiket H-90 pun sudah habis) maka kita bisa naik Kereta Jaka Tingkir (KA Ekonomi Non Subsidi) yang berangkat jam 23.10 dari Pasar Senen, untuk KA Jaka Tingkir harga tiketnya 95 ribu

Kita bisa turun di Stasiun Purwokerto, Kebumen atau Kutoarjo. Ketiga tempat tersebut ada transportasinya ko untuk ke Wonosobo tapi saya gag punya pengalaman ngeteng dari Purwokerto jadi saya Cuma bisa bahas dari Kebumen dan Kutoarjo.

Dari Kebumen

Dari Stasiun Kebumen kita naik mikrobis tujuan Terminal Prembun dengan ongkos 5 ribu. Nah ini,  di Terminal Prembun ini untung – untungan bisa langsung dapat mikro bis yang ke Wonosobo, karena juarang banget. Ketika saya memilih jalur ini mungkin sedikit beruntung karena langsung dapat mikrobis yang kebetulan sebentar lagi mau berangkat. Tapi mikrobis ini aslinya dia ngelen jurusan Cilacap – Gombong – Kebumen Cuma kalo pagi dia ngelen Kebumen – Wonosobo.

Keluar dari Prembun, mikrobis ini akan masuk jalan Wadas Lintang yaitu nama sebuah waduk yang terdapat di Kebumen, terus ditengah perjalanan kita akan melihat waduk tersebut. Lama perjalanan sampai Wonosobo 3 jam, ongkos 30 ribu.

Selanjutnya sama seperti diatas, lanjut naik mikrobis ke tempat ngeteng mikrobis dieng, terus lanjut ke Dieng sampai deh.

Dari Kutoarjo

Dari Stasiun Kutoarjo kita langsung naik angkot warna kuning bawahannya merah, angkot ini akan membawa kita sampai MPS Purworejo. Bilang aja ke Sopir angkot kalo kita mau lanjut ke Wonosobo dan si Sopir bakalan ngerti ko dan menurunkan kita di MPS, ongkos 5 ribu. Waktu tempuhnya lumayan, 30 menit.

Nah dari MPS ini kita naik mikrobis tujuan Wonosobo, jangan harap mikrobis ini akan segera berangkat setelah kita menaikinya, karena dia bakalan ngetem lama banget, pokoknya sampai penuh, pengalaman saya, sampai MPS jam 7 dan baru berangkat jam 9 itu artinya 2 jam waktu saya habis hanya untuk menunggu mikrobis ini berangkat. Tapi untung – untunganlah siapa tau aja pas giliran anda langsung penuh bisnya n berangkat.

[caption id="attachment_340880" align="aligncenter" width="640" caption="Tempat bus - bus tujuan Magelang, Wonosobo ngetem"]

14020661101333033667
14020661101333033667
[/caption]

Ongkos : 20 ribu

Waktu perjalanan : 2 jam

Oh iya, bis ini juga melewati rumah sakit tempat mikrobis dieng ngetem, jadi turun dari mikrobis ini langsung deh lanjut naik mikrobis Dieng.

Total Pengeluaran :

·Kereta Pasar Senen – Kutoarjo : 50 ribu

·Angkot Stasiun Kutoarjo – MPS Purworejo : 5 ribu

·Mikro bis Purworejo – Wonosobo : 20 ribu

·Mikrobis ke Dieng : 10 ribu

·Total : 85 ribu * 2 = 170 ribu

Nah kira – kira begitulah caranya menuju Dieng kalo ngeteng.

Info lainnya :

Pas sampai Dieng banyak banget penginapan mulai dari 75 ribu sampai 250 ribu per malam tinggalkan sesuaikan isi kantong aja. Atau kalo pandai – pandai dalam berkomunikasi kita bisa tinggal di rumah warga dan bayar seikhlasnya.

Makan di Dieng juga gag mahal – mahal amat, ini yang saya suka dari Dieng, walaupun tempat wisata tapi harga makanan gag nembak. Nasi ayam paling 15 ribu aja, teh manis 2 ribu. Siph kan.

Ada Indomaret juga buat beli cemilan kalo semisalnya gag bawa dari Jakarta.

Kalo udah dapat penginapan mulai deh jelajah Dieng, sebelumnya kita beli dulu tiket terusan seharga 20 ribu, dengan tiket ini kita bisa mengunjungi Candi Arjuno, Dieng Plateau Theater, Telaga Warna dan Kawah Sikidang.

Tapi beredar kabar bahwa  mulai Juni 2014 nanti tiket masuk Telaga Warna akan naik dari 2 ribu menjadi 20 ribu untuk wisatawan lokal, sedangkan wisatawan asing dari 15 ribu menjadi 250 ribu.

Oke deh segitu aja,

Sumber : Pengalaman pribadi, Bismania.com,  pool Damri Kemayoran.

VIDEO PILIHAN