Mohon tunggu...
Ahmad Indra
Ahmad Indra Mohon Tunggu... Swasta

Aku ingin begini, aku ingin begitu. Ingin ini ingin itu banyak sekali

Selanjutnya

Tutup

Balap Pilihan

MotoGP Mugello: Danillo Petrucci Penyelamat Ducati

2 Juni 2019   20:56 Diperbarui: 3 Juni 2019   16:34 0 3 1 Mohon Tunggu...
MotoGP Mugello: Danillo Petrucci Penyelamat Ducati
Danillo Petrucci usai memenangi balap seri Mugello | Foto www.motogp.com

MotoGP seri ke-6 yang digelar di Autodromo Internazionale del Mugello atau sirkuit internasional Mugello Italia menyajikan pertarungan antara pebalap penghuni posisi 3 besar klasemen sementara yang juga mewakili 3 pabrikan berbeda, Marc Marquez (Honda), Andrea Dovizioso (Ducati) dan Alex Rins (Suzuki). Ducati sebagai 'pabrikan tuan rumah' nampak memberikan jamuan yang cukup meriah terhadap para tamunya terutama Honda.

Marc Marquez yang menempati pole position tentu menjadi favorit juara di sirkuit ini. Disamping Danillo Petrucci yang membawa bendera Mission Winnow Ducati, yang tahun lalu mencatatkan rekor fastest lap saat masih belum bergabung dalam squad inti Ducati. Performa Petrux terlihat lebih garang ketimbang rekan setimnya, Andrea Dovizioso, yang hanya bisa start dari posisi ke-9.

Duet Petronas Yamaha SRT, rookie Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli menunjukkan tajinya dengan menduduki posisi ke-2 dan ke-4 pada hasil kualifikasi. Hal itu berlawanan dengan torehan pebalap pabrikan Yamaha, Valentino Rossi yang harus legowo memulai balap dari posisi 18 dan Maverick Vinales yang tercecer di posisi ke-7.

Kemalangan Rossi tak terlepas dari kesalahannya dalam menggeber YZR M1-nya saat melintasi tikungan ke-15. Tak bisa mengontrol sang kuda besi, the Doctor terpaksa menembus gravel dan kehilangan momen untuk mencetak waktu terbaik. Posisi ini pastinya cukup disesalkan karena pada tahun lalu, Rossi berhasil merebut pole position dan finish di posisi ke-3 dibelakang Jorge Lorenzo (masih di Ducati) dan Andrea Dovizioso.

Sementara itu Alex Rins begitu konsisten memacu GSX-RR dan menempel ketat rombongan Petrucci - Dovizioso - Marquez. Bahkan di lap terakhir, pebalap Spanyol itu hampir saja mengambil alih posisi Dovizioso jika saja Dovi tak keluar tikungan lebih cepat. Performa Rins ini mengukuhkan dirinya sebagai Mr. Sunday di mana capaiannya saat race kembali lebih baik dari hasil kualifikasinya. Catatan di hari Sabtu menempatkan Rins di posisi ke-13, sementara rekan setimnya --Joan Mir-- tercecer di posisi ke-20. Capaiannya ini tak berbeda jauh dengan hasil yang diperolehnya tahun lalu yang berhasil menyudahi lomba diposisi ke-5.

Sampai seri Mugello, salah satu pebalap yang dinantikan performa yahudnya adalah Jorge Lorenzo. Di tahun pertamanya menggeber Honda RC213V, Lorenzo bak pebalap yang kehilangan keperkasaannya. Padahal para penggemar X Fuera sudah tak sabar menantikan kembalinya spaniard satu ini mengingat selama bergabung dengan Ducati selama 2 tahun lalu, prestasinya tak begitu memuaskan yakni di posisi ke-7 (2017) dan ke-9 (2018). Terjun dari posisi ke-4 saat masih menghuni seat Yamaha di 2016.

Melihat performa Lorenzo, muncul gosip tak sedap bahwa Honda akan segera mendepak pemilik nomor 99 itu. Namun hal itu ditampik manajer Repsol Honda Team, Alberto Puig. Sementara itu Lorenzo berpendapat bahwa diserahkannya pengembangan RC213V ke punggung Marquez tak menutup kemungkinan menjadikan motor hanya akan mudah digeber oleh Marquez sendiri.

Hasil GP Mugello ini praktis tak merubah komposisi 3 besar klasemen sementara dimana Marc Marquez berhak menjadi pemuncak dengan 115 poin, Andrea Dovizioso menghuni posisi ke-2 dengan 103 poin dan Alex Rins menduduki tempat ke-3 dengan 88 poin. Sedangkan Petrucci sendiri mulai mendekati Rins dengan 82 poin.

Well, bagaimana performa para titan dan para rookie selanjutnya? Masih terlalu dini menyimpulkan karena masih ada 13 seri tersisa.

Hasil GP Mugello | Foto www.motogp.com
Hasil GP Mugello | Foto www.motogp.com

KONTEN MENARIK LAINNYA
x