Mohon tunggu...
Mochamad Makruf
Mochamad Makruf Mohon Tunggu... Editor - Freelance writer. Writing is my life since 1997 and published 5 books. One of them, Ekspedisi Buku Barisan 2011 cooperation with Komando Pasukan Khusus (Indonesia Special Forces of ARMY). Contact me: makrufmochamad2@gmail.com. Online news www.penaprestasi.com.

Freelance writer. Writing is my life since 1997 and published 5 books. One of them, Ekspedisi Buku Barisan 2011 cooperation with Komando Pasukan Khusus (Indonesia Special Forces of ARMY). Contact me: makrufmochamad2@gmail.com. Online news www.penaprestasi.com.

Selanjutnya

Tutup

Money

Mafia Jagung

19 Januari 2020   21:40 Diperbarui: 19 Januari 2020   21:50 2796
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bisnis. Sumber ilustrasi: PEXELS/Nappy

"Mana ada jagung KA 15% dengan harga segitu mas.  Bila sampean punya jagung KA segitu,  saya beli tunai bila ada 1000 ton," komentar seorang petani.

Pokoknya status saya di-bully habis habisan. " 'Sampai kiamat tidak ada jagung KA15 harga 4.300/kg," ujar petani lainnya.  Meski demikan,  banyak juga pembaca yang  menaruh jempol. Tapi lebih banyak yang nyinyir.

Saya pun malas membuka dan mengomentari status saya itu.  Karena saking banyak yang nyinyir.

Sampai akhirnya pada Jumat,  17 Januari, ada sebuah pesan di messenger masuk. "Masih membutuhkan jagung pak.  Saya ada ready 70 ton. Barang di Bondowoso. "

Saya sebenarnya sdh melupakan trading jagung ya karena cukup susah juga mencari barang sebanyak itu.  Dan,  lagi sebelumnya juga terkena PHP teman di grup wa bisnis terkait stok jagung ini. 

Teman bilang bisa usahakan karena satu kampung petani jagung. Menguji keseriusannya,  saya minta 2 kilogram jagung untuk tes lab kadar air.

Dia membawanya.  Masing masing satu kilo.  Yg satu kering dan satunya basah. Ini yang membuat saya tidak yakin.  Kapasitas jagung pipil 50 ton itu banyak sekali. Masak ambil contoh dua kilogram kering semua tidak ada.

Meski agak ragu,  saya pun membawa contoh jagung ke teman  yang bekerja di purchasing jagung.  Contoh jagung itu dilab-kan. Hasilnya bagus sekali. KA jagung itu 12 %. Padahal standar pabrik yang high quality KA 15.

Maka teman tadi menerbitkan PO atas nama perusahaan saya CV. Pena Semesta Media,  dengan pesanan 50 ton jagung dalam waktu seminggu.  Saya ingat tanggal 16 sampai 20 Desember 2019.

Dengan memegang PO,  saya datangi teman saya yang pedagang jagung.  Saya infokan sudah memperoleh PO,  silakakan koordinasikan teman teman petani untuk mengumpulkan jagungnya.  Harga saya patok di angka 3.800/ kg.  Teman saya jawab siap. Saya dapat PO empat hari sebelum hari H pengiriman.

Mendekati hari kirim,  teman pedagang jagung WA saya, maaf para petani minta DP. Saya bilang tidak. Karena syarat pembayaran,  semua barang yang dipesan harus diterima pabrik dulu.  Teman kmudian info ke petani tidak ada DP. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun