Mohon tunggu...
Mahestha Rastha A
Mahestha Rastha A Mohon Tunggu... Guru - Penulis

Membaca dan menulis

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Artikel Utama

Tak Selalu Buruk, Beginilah Sisi Positif Pendidikan Kita di Tengah Pandemi!

23 Februari 2021   16:02 Diperbarui: 24 Februari 2021   15:57 674
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Para pelajar Sekolah Dasar (SD) di Desa Suwatu, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah berburu sinyal internet di puncak perbukitan setempat, Selasa (2/6/2020). (Foto: KOMPAS.COM/PUTHUT DWI PUTRANTO NUGROHO)

KETIGA, DIGITALISASI

Kalau berpikir sekilas, memang pandemi ini menurunkan kualitas pendidikan kita. Pelajar yang tidak punya akses internet jadi tidak maksimal dalam pembelajaran. 

Bahkan banyak berita yang menyebutkan kalau ada pelajar yang sampai naik-naik ke bukit hanya untuk mendapatkan sinyal. Ya, itu kalau kitanya berpikiran negatif. Tapi kalau kita berpikir positif ....

Sepertinya ini sudah saatnya pemerintah membuat sebuah gebrakan baru dalam dunia pendidikan tanah air. Sebuah gebrakan yang bisa menjangkau lebih jauh generasi-generasi kita agar mendapatkan hak pendidikan yang sama. 

Saya tidak bisa memberi saran gebrakan baru yang seperti apa. Tapi, saya percaya ... orang-orang yang berada di sana memang sudah Tuhan pilih untuk memperbaiki pendidikan kita. Saya selalu berdoa.

Saya melihat, pemerintah pun berjuang dengan sebaik mungkin. Mereka membuka portal rumah belajar. Bahkan menggandeng TVRI untuk menayangkan program-program pendidikan. Sehingga, pelajar bisa mendapatkan informasi tambahan selain pembelajaran jarak jauh bersama gurunya.

Ya, bukan hanya pemerintah. Sepertinya pandemi ini menuntuk orang tua untuk bekerja lebih keras. Agar bisa memberikan anaknya gadget untuk pembelajaran online berlangsung. 

Apalagi kuota internet yang harus selalu tersedia setiap hari agar Ananda dapat belajar maksimal. Mau tidak mau, memang semuanya harus belajar untuk melek yang namanya digitalisasi.

Begitu pun dengan guru. Walau mungkin sulit, tapi ini juga menyadarkan pendidik yang gaptek dunia teknologi untuk mencoba belajar dari awal semampu yang mereka bisa. 

Karena seperti apa yang saya katakan di atas, pandemi ini mungkin akan panjang dan kita akan hidup berdampingan dengan virus ini. Jadi, mau tidak mau, tidak hanya guru, tapi orang tua dan peserta didik, semuanya harus melek digitalisasi dan mulai memahami dunia abad 21 ini.

KEEMPAT, WAKTU

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun