Mohon tunggu...
LyHan
LyHan Mohon Tunggu... Lainnya - Human

-

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Untukmu

30 Juli 2022   00:42 Diperbarui: 30 Juli 2022   00:52 117
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Permintaan Maaf.

Hai.. maafkanlah aku. Maafkan aku Zack... Ini Euo.

Seorang perempuan berusia 21 tahun yang sedang berdiam diri di dalam keheningan. Dia mencoba mengingat masa-masa kemarin yang cerah tetapi sekarang awan sedang mendung.

Akhir-akhir ini harinya sedang berat, tetapi dia juga sadar bahwa semua orang memiliki hari yang berat.

Dia memiliki teman, seorang laki-laki berumur 22 tahun. Dia menganggap temannya adalah rumah dan tempat bercerita. Perempuan itu sering bercerita tentang apapun kepada laki-laki tersebut.

Namun, pada suatu hari, mereka bertengkar karena kesalahpahaman.

Laki-laki tersebut merasa pertemanan ini terbuang sia-sia. Padahal perempuan itu tidak pernah membuangnya. Tidak pernah.

"Maafkan aku". Kata perempuan tersebut.

Ohh... Kesalahpahaman ini membuat hati perempuan tersebut menjadi gundah. Gemuruh ada di dalam kepalanya. Rasanya sedih, dia berusaha untuk berkomunikasi tetapi tidak mendapatkan respon.

Perempuan itu teringat sesuatu, sebuah lagu. Lagu daerah yang tidak dimengerti artinya tetapi perempuan tersebut dapat menyanyikannya. Akhirnya, lagu itu didengarkannya setiap langit berwarna jingga. 

Lagu yang didengarkannya semakin lama, semakin terasa rasanya. Lagunya pun dia tahu dari temannya, laki-laki itu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun