Mohon tunggu...
Lulu Rahma Aulia
Lulu Rahma Aulia Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Cibiru

Mari menebarkan kebaikan di bumi ini

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Perilaku Anak

8 Desember 2021   12:45 Diperbarui: 8 Desember 2021   13:08 837
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Teknologi terus berkembang pesat dan meluas dalam kehidupan manusia. Tidak bisa dipungkiri pada saat ini teknologi sudah menjadi kebutuhan hidup manusia sekarang. Perkembangan teknologi ini sangat mempengaruhi kehidupan manusia, teknologi sangat membantu manusia dalam menjalankan pekerjaan dan tugas-tugas dalam kehidupan sehari-hari. Dengan penggunaan teknologi secara bijak, maka setiap pekerjaan akan terasa jauh lebih mudah dan cepat selesai dengan memanfaatkan segala kecanggihan teknologi sekarang ini.

Salah satu hasil dari perkembangan teknologi saat ini yaitu gadget. Gadget merupakan sebuah perangkat lunak dengan berbagai kecanggihan yang terus berkembang secara dinamis. Macam-macam dgadget secara umum antara lain handphone, laptop, notebook, tablet dan camera digital. Semua perangkat teknologi canggih ini memiliki berbagai macam fitur yang dapat membantu manusia dalam mengerjakan pekerjaanya.

Gadget sudah tidak asing lagi pada zaman sekarang, dimana gadget sudah menjadi kebutuhan yang tidak bisa dipungkiri keberadaannya. Pada saat ini,gadget banyak digunakan oleh semua kalangan dari orang dewasa sampai anak-anak yang seharusnya tidak diperkenankan untuk menggunakan gadget lebih dahulu. Salah satunya penggunaan gadget oleh anak-anak yang berkisar usia 7-12 tahun atau anak usia sekolah dasar, dimana pada usia anak ini hampir seluruh potensi anak mengalami masa pertumbuhan dan perkembangan yang begitu pesat dan hebat.

Perkembangan setiap anak usia sekolah dasar tidak sama karena setiap anak memiliki karakter dan cara perkembangan yang berbeda- beda. Anak-anak mengalami perkembangan dalam tahap mengeksplor segala sesuatu yang membuatnya penasaran dan berinteraksi secara langsung dengan lingkungan di sekitarnya.

Anak-anak sekarang ini sudah tidak asing lagi dengan gadget, ia bisa melihat dan mencoba menggunakan gadget dari orang tua ataupun orang-orang di sekitarnya. Bahkan ada anak di usia sekolah dasar yang sudah diberikan gadget oleh orang tua dengan alasan agar anak tidak rewel dan ada yang memanjakan dengan cara membelikannya gadget karena keinginan anak untuk memiliki gadget.

Penggunaan gadget memang memberikan kemudahan kepada anak untuk mencari ilmu pengetahuan dan wawasan yang tidak ada dalam buku. Gadget juga akan membantu anak untuk berkomunikasi dengan orang tua, keluarga dan teman-teman yang mungkin sedang berjauhan dengannya sehingga terjalin komunikasi yang baik. Namun, perlu diperhatikan penggunaan gadget juga mempunyai dampak negatif bagi anak, apalagi anak usia sekolah dasar yang masih labil dalam mengambil tindakan dan belum tahu apa hal yang baik dan buruk.

Padahal anak-anak pada usia itu seharusnya lebih banyak bermain dan mengeksplor diri di lingkangan luar bersama teman-teman sebaya, saling bercerita dan mengobrol bersama, bermain dengan alam justru akan membuat anak mmpelajari lebih banyak hal baru ketimbang hanya bermain di dalam rumah dengan gadget. Gadget memang sangat menaik dan menyenangkan karena tersedia berbagai fitur,  salah satu fitur yang menarik untuk anak adalah permainan atau game online yang akan membuat anak terbuai dan lebih menghabiskan waktu dengan gadget daripada berinteraksi dengan teman-teman di luar rumah.  

Anak yang lebih sering menghabiskan waktu dengan gadget akan berdampak pada kepribadian dan perilaku anak dalam kehidupan sehari-harinya. Anak-anak yang yang setiap harinya menghabiskan waktu dengan gadget, ia akan ketergantungan bahkan tidak bisa melewatkan setiap harinya tanpa bermain gadget daripada memilih untuk belajar atau bersosialisasi dengan teman-teman di lingkungan sekitarnya.

Kondisi seperti ini akan mengakibatkan anak berprilaku konsumtif. Anak pada usia itu sedang mempunyai rasa ingin tahu yang besar dan ingin mencoba berbagai hal baru yang ia temui. Jika anak diberikan gadget, tidak menutup kemungkinan anak akan terkontaminasi pada hal-hal yang seharusnya bukan menjadi konsumsi anak dan bahkan dampak buruk yang dapat merugikan anak seperti kecanduan game online, dampak buruk sosial media seperi anak yang mengikuti trend yang ia lihat dari media sosial seperrti berpacaran, cara berpakaian yang kurang baik, berjoget-joget, saling berkomentar buruk dan menyindir sehingga terjadi pertengkaran serta konten-konten pornografi yang mungkin akan ditemui oleh anak tanpa disengaja.

Perilaku lain yang mungkin terjadi pada anak adalah menurunnya semangat dan ketertarikan untuk belajar seta bersosialisasai dengan lingkungan. Kebanyakan anak akan cenderung fokus pada gadget bahkan mengabaikan perintah orang tua. Anak memilih bermain game online daripada bermain secara fisik dengan teman-teman sebayanya bahkan ia tidak peduli dengan lingkungan sekitar karena asyik dengan gadget yang sedang ia mainkan.

Dalam hal ini, orang tua mempunyai peranan yang sangat penting. Sudah seharusnya orang tua memberikan perhatian lebih dan mengawasi perkembangan anak jika sudah memiliki atau menggunakan gadget serta memberikan peraturan yang jelas bagi anak dalam menggunakan gadget. Karena perlu diketahui oleh orang tua bahwa gadget selain memberikan dampak positif juga dapat berdampak negatif yang merugikan anak juga orang tua.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun