Mohon tunggu...
Lugas Rumpakaadi
Lugas Rumpakaadi Mohon Tunggu... Jurnalis - WotaSepur

Wartawan di Jawa Pos Radar Banyuwangi yang suka mengamati isu perkeretaapian.

Selanjutnya

Tutup

Otomotif Pilihan

Kereta Api Bersubsidi dan Komersial

9 Agustus 2021   07:51 Diperbarui: 9 Agustus 2021   08:00 1752
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kereta Api Tawangalun, salah satu kereta api kelas ekonomi jarak jauh yang disubsidi oleh pemerintah. (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Meskipun dalam undang-undang tersebut dijelaskan bahwa kereta kelas ekonomi mendapat subsidi, tidak semua kereta dengan layanan kelas ekonomi diberi subsidi oleh pemerintah. 

Ada juga yang pada awalnya diberi subsidi, namun dengan mempertimbangkan kondisi yang ada, subsidi tersebut berangsur-angsur dicabut. 

Pencabutan subsidi ini biasa dilakukan jika layanan kereta kelas ekonomi tersebut memiliki okupansi yang tinggi dan penggunanya sudah dinilai mampu membayar biaya jasa angkutan secara penuh tanpa bantuan subsidi. Biasanya, ini terjadi pada kereta api jarak jauh.

Untuk kereta api lokal dan komuter, subsidi biasanya tetap diberikan oleh pemerintah. Hampir seluruh jenis kereta api lokal dan komuter selalu menjadi sasaran pemerintah dalam pemberian subsidi.

Kalau tadi sudah dibahas banyak mengenai kereta api bersubsidi, selanjutnya adalah pembahasan mengenai kereta api komersial. Kereta api jenis ini adalah kebalikan dari kereta api bersubsidi. 

Tarifnya tidak mendapat subsidi dari pemerintah, namun tetap memperhatikan pedoman tarif yang diberlakukan pemerintah. Dalam hal ini, pemerintah menetapkan tarif batas atas (TBA) dan tarif batas bawah (TBB). 

Dengan adanya aturan tarif tersebut, operator tidak diperkenankan untuk menjual tiket dengan harga di atas TBA maupun di bawah TBB (pengecualian apabila terdapat tarif promo).

Karena tidak ada subsidi dan tarif telah diatur berdasarkan TBA dan TBB, maka tarif kereta api komersial biasanya relatif lebih mahal dibandingkan kereta api bersubsidi. 

Selain itu, harga tiketnya juga relatif berubah-ubah sesuai dengan permintaan pelanggan. Ada kalanya harga tiketnya mahal setara TBA namun pada beberapa kondisi harga tiket bisa lebih murah setara TBB. 

Kereta api komersial ini biasanya ada pada kereta api jarak jauh, namun ada juga layanan kereta api lokal yang juga dikategorikan sebagai komersial. Biasanya kereta api lokal tersebut menggunakan layanan kelas selain ekonomi. Contohnya, Kereta Api Arjuno Ekspres yang melayani rute Surabaya-Malang.

Terakhir, bagaimana cara mengetahui kereta api tersebut bersubsidi atau tidak? Cara gampangnya adalah dengan membandingkan harga tiket dengan kereta api lainnya dan mengamati harga tiket pada saat hari biasa dan hari libur. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Otomotif Selengkapnya
Lihat Otomotif Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun