Mohon tunggu...
Lourencia Yoan Angelica
Lourencia Yoan Angelica Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa - Universitas Airlangga

Haloo semua, aku Lourencia Yoan Angelica, mahasiswa Universitas Airlangga angkatan 2021.

Selanjutnya

Tutup

Healthy

Pola Hidup Bersih sebagai Upaya Mencegah Penyakit Hepatitis A

10 Juni 2022   15:28 Diperbarui: 10 Juni 2022   15:43 153
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi dari pinterest/glialchimisti.com

         

Pada tahun 2022 ini kita dihebohkan dengan berita mengenai munculnya beberapa kasus Hepatitis akut misterius pada anak. Penyakit Hepatitis dapat dikatakan merupakan salah satu topik kesehatan yang masih jarang dibahas dikalangan masyarakat Indonesia, bahkan beberapa orang mungkin masih belum familiar dengan jenis penyakit ini. Masyarakat lebih fokus pada penyakit-penyakit lain seperti diabetes, jantung koroner, demam berdarah, stroke, dan lain-lain.

Penyakit hepatitis sendiri terdiri dari banyak tipe salah satunya Hepatitis A. Apa sih sebenarnya Hepatitis A itu? Hepatitis A merupakan peradangan pada organ hati yang diakibatkan oleh infeksi virus Hepatitis A (HAV). 

Penularan penyakit Hepatitis A dapat terjadi melalui makanan dan minuman yang telah terkontaminasi HAV (Sievert, 2010). Hepatitis A merupakan salah satu penyakit yang seringkali menimbulkan wabah di dunia.

Menurut data World Health Organization (WHO) tahun 2013, terdapat sebanyak 1,40 juta pasien di dunia yang menderita penyakit Hepatitis A tiap tahunnya. 

Pada tahun 2014, di Indonesia, terjadi wabah Hepatitis A di tiga provinsi, dengan jumlah kasus terbanyak di Sumatera Barat (159 kasus), Kalimantan Timur (282 kasus), Bengkulu (19 kasus).  Lalu di Amerika Serikat, pada tahun 2018,  diperkirakan kasus Hepatitis A mencapai angka 24.900.

Gejala-gejala yang biasanya timbul pada penderita Hepatitis A diantaranya suhu tubuh naik (demam), mengalami nyeri sendi dan otot, penurunan nafsu makan, muntah, mengalami sakit kuning, dan lain-lain.

Penularan penyakit Hepatitis A ini dapat melalui perantara makanan dan minuman yang telah terkontaminasi oleh virus Hepatitis A (HAV). Berdasarkan beberapa penelitian terdahulu, ternyata kemungkinan penularan penyakit Hepatitis A juga dapat dipengaruhi oleh faktor tingkat kebersihan dan sanitasi lingkungan sekitar. 

Penyakit hepatitis A dapat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang kurang baik  (Kemenkes RI. 2014). Kondisi lingkungan yang kurang baik misalnya ketersediaan air bersih yang masih minim, sampah dan limbah tidak memiliki pengelolaan atau pembuangan yang baik, serta kebersihan diri dan juga sanitasi yang masih belum memadai. 

Selain itu, faktor-faktor lain yang dapat menyebabkan seseorang menderita Hepatitis A yaitu iklim dan musim, kepemilikan kamar mandi dan jamban, pengelolaan limbah rumah tangga, dan kepadatan penduduk.

Tingkat kebersihan diri juga dapat mempengaruhi penyebaran dari penyakit ini. Pola hidup bersih yang dapat dilakukan untuk mengurangi penularan penyakit Hepatitis A diantaranya mencuci tangan sebelum dan sesudah makan dengan sabun dan air mengalir, tidak menggunakan alat makan secara bersamaan atau saling bertukar dengan keluarga dan juga teman, mencuci alat makan yang telah dipakai dengan bersih, dan menghindari meminum air keran atau air mentah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun