Mohon tunggu...
Lista Wea
Lista Wea Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Membaca

Selanjutnya

Tutup

Indonesia Sehat

KKN Unisri Dusun Gunungduk Pelatihan Pembuatan Handsanitaizer Dari Lidah Buaya dan Jeruk Nipis

14 Agustus 2022   11:32 Diperbarui: 16 Agustus 2022   07:11 69 0 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Jawa Tengah (10/08/2022) Saya Kalista Rin Lagi Wea atau yang kerap disapa Kalista saat ini sedang mengikuti Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Penanganan Covid-19 UNISRI di Dusun Gunung duk,Kelurahan Bulurejo, Kecamatan Gondangrejo,Kabupaten Karanganyar,Kota Surakarta.saya sendiri membuat handsanitizer  menggunakan tanaman lidah buaya dan jeruk nipis yang banyak dijumpai di sekitar rumah.

Pembuatan handsanitizer dapat dibuat dari bahan-bahan yang ada disekitar lingkungan tempat tinggal kita, termasuk tumbuh-tumbuhan.

"Saya membuatnya dari lidah buaya dan jeruk nipis,jadi memanfaatkan yang ada di lingkungan saya,jadi lidah buaya merupakan tanaman yang fungsional karena semua bagian dari tanaman ini dimanfatkan baik untuk perawatan tubuh maupun mengobati berbagai penyakit dan jeruk nipis mengandung berbagai komponen kimia, seperti flavonoid,alkaloid,tanin,minyak atsiri,dan saponin yang mempunyai aktivitas antimikroba.Oleh karen itu,perasan jeruk nipis dapat digunakan sebagai alternative untuk membersihkan tangan, baik dalam bentuk campuran sabun pencuci tangan atau handsanitizer." 

Proses pembuatan hansanitizer terebut cukupmudah untk dilakukan karena prosesnya sederhana " untuk proses pembuatan nya,lidah buaya dikupas kemudian diambil dagingnya,lalu potong kecil-kecil dibersihkan lalu diblender untuk mendapatkan ekstrak lidah buayanya. Kemudian Jeruk nipis diambil ekstraknya dengan cara memeras jeruk nipis, kemudian kedua bahan dicampur menjadi satu di dalam wadah yang telah di sediakan, lalu tabahkan alcohol 70% sebanyak 24 ml, aduk hingga tercampur rata dan masukkan kedalam wadah botol spray, lalu sanitizer siap digunakan"

Dokpri
Dokpri

Puji Tuhan program yang saya jalalankan mendapat respon positif dari warga (Ibu-ibu PKK) di Dusun Gunung Duk.saya juga menggandeng teman-teman serekan untuk ikut membantu dalam program KKN saya sehingga berjalan dengan semestinya.kurang lebih ada sekita 50 orang (ibu-ibu PKK) yang turut hadir dalam pelatihan pembuatan handsanitizer"

Dokpri
Dokpri

Melalui pelatihan yang dilakukan, saya berharap dapat menjadi pemacu semangat mahasiswa dan generasi lainnya."Semoga saya dan teman-teman Mahasiswa dan generasi muda lainnya dapat terus berkontribusi dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.semoga masyarakat juga selalu menerapkan protokol kesehatan dalam tatanan baru atau new normal ini", pungkus saya sendiri.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Indonesia Sehat Selengkapnya
Lihat Indonesia Sehat Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan