Mohon tunggu...
Lilia Gandjar
Lilia Gandjar Mohon Tunggu... Tutor - Penikmat aksara dan pencinta kata-kata.

Penyuka dunia tulis menulis.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

"Miss, Miss Kok Enggak Nikah Lagi?"

5 Juni 2020   05:00 Diperbarui: 5 Juni 2020   05:08 237
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi | www.shutterstock.com

Keteladanan dalam keluarga akan menentukan kualitas pemimpin-pemimpin di masa depan. Sehingga perselingkuhan atau pelanggaran janji nikah adalah contoh yang buruk untuk anak-anak.

Pertimbangkanlah segala perilaku dalam pernikahan. Sebab orang tua berfungsi sebagai pemberi impartasi. Contoh-contoh perilaku buruk orang tua akan ditiru anak-anak.

***

Seorang ayah berang dengan kematian tiba-tiba putrinya. Dia ingin membongkar misteri kematian itu.

Tiga hari setelah putrinya dikubur, sang ayah menyelidiki kamar sang putri. Di dalam suatu lemari dia temukan barang-barang pribadi putrinya. Di lemari lain dia temukan pakaian dan pernak-pernik remaja.

Tibalah si ayah pada lemari terakhir. Dia sangat terkejut dengan isi lemari tersebut.

Sebuah foto dirinya bersama putrinya dengan coretan "I Love You, Dad". Jarum suntik, heroin, berbotol-botol minuman keras dan rokok.

Perceraian

"And he said to them, "Whoever divorces his wife and marries another commits adultery against her, and if she divorces her husband and marries another, she commits adultery."
ESV, Mark 10 : 11 - 12

Perceraian adalah ketidaksiapan menghadapi pernikahan. Jika perceraian akhirnya terjadi, menikah kembali bukanlah hal yang baik. Kawin cerai yang terjadi terus menerus menandakan pelecehan terhadap lembaga pernikahan.

Laki-laki yang sengaja menceraikan isterinya untuk menikah dengan wanita lain, dia terhitung berjinah. Begitu pula dengan wanita. Wanita yang sengaja menceraikan suaminya untuk menikah dengan laki-laki lain, dia melakukan perjinahan.

"For a married woman is bound by law to her husband while he lives, but if her husband dies she is released from the law of marriage. Accordingly, she will be called an adulteress if she lives with another man while her husband is alive. But if her husband dies, she is free from that law, and if she marries another man she is not an adulteress."
ESV, Roman 7 : 2 - 3

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun