Mohon tunggu...
Kosmas Lawa Bagho
Kosmas Lawa Bagho Mohon Tunggu... Wiraswasta

Hidup untuk berbagi dan rela untuk tidak diperhitungkan, menulis apa yang dialami, dilihat sesuai fakta dan data secara jujur berdasarkan kata hati nurani.

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

AHY dan Demokrat Masih Bisa Diselamatkan

6 Februari 2021   13:21 Diperbarui: 6 Februari 2021   13:58 300 6 0 Mohon Tunggu...

Partai Demokrat termasuk masih baru dalam warna-warni perhelatan perpolitikan Indonesia. Partai Demokrat didirikan atas inisiatif saudara Susilo Bambang Yudhoyono yang terilhami oleh kekalahan terhormat saudara Susilo Bambang Yudhoyono pada pemilihan Calon wakil Presiden dalam Sidang MPR tahun 2001. 

Tanggal 10 September 2001 jam 10.00 WIB Partai Demokrat didaftarkan ke Departemen Kehakiman dan HAM RI oleh saudara Vence Rumangkang, saudara Prof. Dr. Subur Budhisantoso, saudara Prof. Dr. Irsan Tandjung, saudara Drs. Sutan Bhatogana MBA, saudara Prof. Dr. Rusli Ramli dan saudara Prof. Dr. RF. Saragih, SH, MH dan diterima oleh Ka SUBDIT Pendaftaran Departemen Kehakiman dan HAM.

Kemudian pada tanggal 25 September 2001 terbitlah Surat Keputusan Menkeh & HAM Nomor M.MU.06.08.-138 tentang pendaftaran dan pengesahan Partai Demokrat.

Dengan Surat Keputusan tersebut Partai Demokrat telah resmi menjadi salah satu partai politik di Indonesia dan pada tanggal 9 Oktober 2001 Departemen Kehakiman dan HAM RI mengeluarkan Lembaran Berita Negara Nomor : 81 Tahun 2001 Tentang Pengesahan. Partai Demokrat dan Lambang Partai Demokrat.

Selanjutnya pada tanggal 17 Oktober 2002 di Jakarta Hilton Convention Center (JHCC), Partai Demokrat dideklarasikan dan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakemas) Pertama pada tanggal 18-19 Oktober 2002 di Hotel Indonesia yang dihadiri Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) seluruh Indonesia (Bdk. "Sejarah Partai Demokrat" dalam http://demokrat-diy.or.id/sejarah-dpd-pd-diy/ diakses tanggal 06 Februari 2021).

Partai Demokrat bagaikan bayi baru lahir langsung berlari (istilah pribadi penulis). Baru diakui secara legal formal pada tanggal 18-19 Oktober 2002 setelah mendapatkan SK Menkeh dan HAM Nomor M.MU.06.08-138 tanggal 25 September 2001, Partai Demokrat dengan kepercayaan diri penuh berpartisipasi pada Pilpres tahun 2004 yang merupakan sejarah tonggak awal demokrasi Indonesia, seorang presiden dan wakli presiden dipilih langsung oleh seluruh rakyat dari Sabang smpai Merauke. 

Tidak tanggung-tanggung, kader yang diusung Partai Demokrat, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono terpilih menjadi presiden  yang dilantik pada tanggal 20 Oktober 2004. Memimpin Indonesia bersama wakil presiden waktu itu Yusuf Kalla hingga tahun 2009. Pada pilpres tahun 2009, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono berpasangan dengan Bapak Budiono terpilih lagi mejadi presiden  hingga  tanggal 20 Oktober 2014.

Rasanya Partai Demokrat memiliki catatan sejarah tersendiri dalam menyiapkan kader menjadi pemimpin di negeri ini. Dua kali memenangkan Pilpres dipilih secara langsung oleh rakyat merupakan "prestasi" yang tidak bisa dianggap remeh oleh para pengurus dan para kader Partai Demokrat sendiri dan juga partai-partai lainnya.

Ujian Itu Datang

Dua periode kepemimpinan nasional dipegang oleh kader Partai Demokrat. Sejak tanggal 20 Oktober 2004 - 20 Oktober 2014 merupakan masa-masa emas bagi Partai Demokrat untuk memberikan yang terbaik bagi seluruh rakyat NKRI.

Dua periode menunjukkan bahwa kinerja kepemimpinan nasional yang lahir dari rahim Partai Demokrat dianggap sanggup membuat hati rakyat Indonesia jatuh cinta dan setia kepada pemimpin yang merupakan kader Partai Demokrat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x