Mohon tunggu...
Lalu Aziz AlAzhari
Lalu Aziz AlAzhari Mohon Tunggu... Penulis

Dalam hal apapun kita semua masih dalam proses pembelajaran

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Silsilah Tanaman Ganja

27 Februari 2020   09:31 Diperbarui: 27 Februari 2020   09:33 27 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Silsilah Tanaman Ganja
Source image: urbannews.co.id


SILSILAH TANAMAN GANJA

Asal geografis akurat dari tanaman ganja masih belum bisa dipastikan sampai sekarang. Namun, ada kesepakatan dari para ahli botani bahwa ganja muncul pertama kali di asia, dengan kemungkinan daerah awal persebarnnya dilaut kaspia, rusia tengah, rusia selatan sampai india utara dan pegunungan himalaya. 

Dari semua daerah di asia tengah ini, daerah di afganistan utara adalah daerah yang paling disetujui oleh para ahli sebagai lokasi asal penyebaran tanaman ganja. Rumit dan panjangnya sejarah bercocok tanam ganja dibenua asia adalah faktor yang mempersulit usaha dalam yang menjadi asal usulnya.

Sampai saat ini masih terdapat perdebatan apakah genus cannabis merupakan genus dengan karakteristik monotypic (terdiri atas satu spesies) atau politypic (banyak spesies). Perdebatan ini berlangsung sejak tahun 1753, dimana corallus linnaeus memberi nama ilmiah "cannabis sativadalam karyanya, species palntarum hingga abad ke 21. 

Lama setelah linnaeus mengatakan ganja sebagai spesies tunggal, jean-babtiste lummarck pada tahun 1758 memmunculkan konsep baru bahwa ganja adalah polispesies, berdasarkan penemuannya akan ganja di india selatan, yang morfologinya dan kandungan-kandungan kimianya yang berbeda dari cannabis sativa. 

Dua puluh tahun kemudian ilmuan benama christian handrik persoon menolak konsep polispesies lamarck dengan menyebut bahwa spesies-spesies ganja baru dari lamarck adalah sinonim atau bagian dari spesies cannabis sativa. Penolakan persoon memulai perdebatan antara ilmuan yang mendukung ganja sebagai polispesies dan konsepmonospesies, hingga sekarang perdebatan itu belum selesai.

Sejak massa itu, sebagai bentuk atau morfologi tanaman ganja telah diidentifikasi oleh banyak ilmuan di seluruh dunia. Diantara variasi genetis tersebut tedapat tiga yang paling menonjol perbedaaan morfologisnya dengan varietes lain yaitu cannabis indica yang ditemukan oleh lumarck di india, cannabis ruderalis yang dinamai oleh dmitry janischevsky di siberia barat dan asia tengah, serta cannabis sativa sendiri yang penyebarannya paling luas di dunia. 

Selain tiga variasi bessar tersebut terdapat banyak perbedaan morfologi tnaman ganja, dalam index kwensis, terdapat jenis lain seperti Cannabis Chinensis, Cannabis Erratica, Cannabis Foetens, Cannabis Inpulus, Cannabis Macrosperma, Cannabis Americana, Cannabis Generalis, Cannabis Gigantea, Cannabis Intersita, Cannabis Kafiristica. 

Kerajaan : Plantea

Devisi     :Magnoliopsida (tanaman berpemuluh)

Ordo       : Rosales(tumbuhan berbunga)

Famili     :Cannabacceae

Genus     : Cannabis 

Spesies   : Sativa, indica, ruderelis 

Varian    : Kombinasi yang tidak terbatas 

Ditengah polemik mengenai varietes mana yang merupakan spesies sendiri dan varietes mana yang termasuk dalam subsepesies sativa, Ricahrd evans schultes dan para ilmuan lain dari University Of Missisipi mengumumkan dukungan mereka pada tahun 1974 terhadap pandangaan para ahli botani Rusia bahwa Cannabis sativa, Cannabis indica, Cannabis rudelis adalah spesies tersendiri.

Salah satu faktor yang memunculkan kebututuhan unyuk membedakan spesies-spesies ganaja adalah isi undang-undang federal danundang-undang negara bagian di America yang dengan spesifik mendefinisikan Marijuana sebagai spesies Sativa. Undang-undang itu melarang kepemiikan dan penanaman sebagai narkotika di america. 

Sebuah fakta yang sebenarnya menimbulkan pertanyaan tujuan sebenarnya dari pelarangan tersebut, karena sejak tahun 1754 sudah diketahui secara luas didunia botani bahwa Cannabis indica jauh mengandung zat psikoaktiv dibandingkan spesies Cannabis sativa yang banyak tumbuh di amerika.

Ganja berkembang biak dari biji, namun setiap bijinya bisa memunclkan 2jenis tanaman yaitu jenis tanaman jantan dan jenis tanaman betina, dimana keduanyaterpisah dan tidak pernah dalam satu tanaman. Sifat yang disebut diocesius atauberumah dua ini sudah diketahui dengan baik oleh manusia sejak zaman kaisarshen-nung, zaman Dodanaeus dari yunani, dan bahkan telah tercatat sejak zamanperpustakaan Ashurbanipal di Sumeria.

Kedua jenis kelamin tanaman ganja ini akan sama-sama menghasilkan bunga, namun hanya tanaman wanita yang bisa menghasilkan biji dari bunganya, itupun bila serbuk sari dari tanaman jantan sampai ke bunga tanaman betina. Akar ganja berbentuk serabut dan menghujam sampai sepersepuluh batangnya 

Source : HPG                                                Created by : Lalu Aziz Al-azhari 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x