Mohon tunggu...
Kompasiana News
Kompasiana News Mohon Tunggu... Editor - Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana: Kompasiana News

Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana. Kompasiana News digunakan untuk mempublikasikan artikel-artikel hasil kurasi, rilis resmi, serta laporan warga melalui fitur K-Report (flash news).

Selanjutnya

Tutup

Finansial Pilihan

Klaim Asuransi Bencana Kendaraan Bermotor hingga Memahami Dinamika Kelisanan

8 Desember 2021   04:27 Diperbarui: 8 Desember 2021   04:28 668 7 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
ilustrasi: Jalanan yang terpapar abu vulkanik sinabung. (Diolah kompasiana dari foto: HENDRI SETIAWAN via kompas.com)

Kerusakan kendaraan bermotor akibat terkena bencana alam kerap menjadi pertanyaan: apakah kendaraan tersebut bisa diklaim pihak asuransi?

Jika membaca Polis Standar Asuransi Kendaraan Indonesia pasal 3, maka kendaraan bermotor akibat terkena bencana alam bisa diklaim.

Padahal, ketika lembaga yang menyalurkan kredit pembiayaan kendaraan masuk ke segmen warga yang berdomisili di lokasi rawan bencana, maka asuransi kebencanaan mesti tetap diadakan.

EQVET, begitu istilahnya yang biasa dikenal. Semacam asuransi tambahan bagi para nasabah yang berdomisili di daerah rawan bencana.

Selain konten seputar asuransi kendaraan bermotor, masih ada konten terpopuler dan menarik lainnya di Kompasiana: dari dinamika kelisanan pada masyarakat hingga lagu dolanan di sekolah.

1. Klaim Asuransi Bencana Kendaraan Bermotor, Keuntungan Lain Nasabah Aktif

Truk pengangkut pasir yang tertimbun abu Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Provinsi Jawa Timur, Minggu (5/12/2021).| Sumber: ANTARA/ZABUR KARURU
Truk pengangkut pasir yang tertimbun abu Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Provinsi Jawa Timur, Minggu (5/12/2021).| Sumber: ANTARA/ZABUR KARURU

Manfaat asuransi EQVET ini cukup membantu debitur dan lembaga pembiayaan sebagai kreditur.

Bagi nasabah, bisa mendapatkan klaim sesuai polis yang biasanya ada dalam dokumen akad kredit. (Baca selengkapnya)

2. Memahami Dinamika Kelisanan dalam Masyarakat

Kerumunan dalam pertunjukan. (Foto: Dok. Pribadi/Ikwan Setiawan)
Kerumunan dalam pertunjukan. (Foto: Dok. Pribadi/Ikwan Setiawan)

Bayangkan kehidupan tanpa bunyi. Pastilah semua menjadi sangat sunyi, begitu senyap.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Finansial Selengkapnya
Lihat Finansial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan