Mohon tunggu...
Kompasiana News
Kompasiana News Mohon Tunggu... Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana: Kompasiana News

Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana. Kompasiana News digunakan untuk mempublikasikan artikel-artikel hasil kurasi, rilis resmi, serta laporan warga melalui fitur K-Report (flash news).

Selanjutnya

Tutup

Media Artikel Utama

[Kumpulan Artikel Utama] Prabowo dan Hari Pers 2020 hingga Pelajaran dari Mantan

10 Februari 2020   05:55 Diperbarui: 10 Februari 2020   08:57 1683 7 0 Mohon Tunggu...
[Kumpulan Artikel Utama] Prabowo dan Hari Pers 2020 hingga Pelajaran dari Mantan
ilustrasi surat kabar. (sumber: KOMPAS/DIDIE SW)

Media massa pada era ini mengalami cobaan yang tidak main-main: selain perubahan medium dan pembacanya, media massa mesti terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan itu sendiri. Terlebih, yang utama, tetap menjaga kepercayaan pembacanya dari produk jurnalistik yang dihasilkan.

Tidak hanya itu, ternyata pernyataan Prabowo Subianto dalam peringatan HUT Partai Gerindra juga menarik dibahas mengenai ucapannya terhadap awak media: "Ada wartawan ya? Friend kita sekarang ya, friend," kata Prabowo.

Berikut ini adalah kumpulan Artikel Utama yang menarik untuk dibaca kembali:

1. Jelang Hari Pers, Prabowo Ucapkan: Wartawan, Friend Kita Sekarang Ya

Sumber ilustrasi: KOMPAS TV
Sumber ilustrasi: KOMPAS TV
Pernyataan Pak Prabowo pada perayaan HUT Partai Gerindra ke-12 di kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, Kamis (6/2/2012) lalu yang menyebut dirinya dan wartawan sekarang friend itu menarik. "Ada wartawan ya? Friend kita sekarang ya, friend," kata Prabowo. (Baca selengkapnya)

2. Pers Daerah, Oplah dan Upah yang Rendah
ilustrasi pekerja media di daerah. (sumber foto: Dokumentasi Rustian Al Ansori)
ilustrasi pekerja media di daerah. (sumber foto: Dokumentasi Rustian Al Ansori)
Masih ada media yang tidak jelas dalam penggajian karyawan. Kesejahteraan wartawan sangat mempengaruhi profesionalisme dan independensi seorang wartawan. Apakah kesejahteraan mereka dapat dijamin dari perusahaan media tempat mereka berkecimpung? (Baca selengkapnya)

3. Ada yang Menarik dari Aksi "Lempar Kode" Trump dan Pelosi
Ketua House of Representatives (DPR AS) Nancy Pelosi merobek dokumen pidato kenegaraan (State of the Union) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam sesi gabungan Kongres AS di Capitol Hill, Washington, pada 4 Februari 2020. (Foto: REUTERS/JONATHAN ERNST)
Ketua House of Representatives (DPR AS) Nancy Pelosi merobek dokumen pidato kenegaraan (State of the Union) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam sesi gabungan Kongres AS di Capitol Hill, Washington, pada 4 Februari 2020. (Foto: REUTERS/JONATHAN ERNST)
Ketua House of Representatives (DPR) AS, Nancy Pelosi menunjukan kegeramannya merobek salinan naskah pidato kenegaraan (State of the Union) Trump. Sebelumnya Trump tertangkap kamera menolak berjabat tangan dengannya. (Baca selengkapnya)

4. Nur Afandi dan Paradoks Manajemen Karier, Kisah Lain di Balik Seleksi Calon PNS
Nur Affandi, petugas kebersihan titik lokasi SKD Kab. Karo Tahun 2020 (Foto: Dokumentasi Teopilus Tarigan)
Nur Affandi, petugas kebersihan titik lokasi SKD Kab. Karo Tahun 2020 (Foto: Dokumentasi Teopilus Tarigan)
Barangkali apa yang berbeda dengan para pelamar calon PNS ini dari seorang Nur Afandi adalah ia tidak mengetahui istilah akademik dari potensi diri yang ia miliki, karena tidak pernah mengecap megahnya "altar suci" akademika di bangku kuliah. (Baca selengkapnya)

5. Jangan Benci Mantanmu, Dia adalah Guru Terbaik
ilustrasi bertemu mantan. (sumber: pexel)
ilustrasi bertemu mantan. (sumber: pexel)
Tidak adil rasanya apabila kita melihat mantan hanya dari satu sisi negatifnya saja, lebih-lebih karena pertengkaran yang menyebabkan perpisahan. Sebab, antan tak sekedar meninggalkan kenangan, namun juga pelajaran. (Baca selengkapnya)

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x