Mohon tunggu...
Kompas.com
Kompas.com Mohon Tunggu... Kompas.com

Kompas.com merupakan situs berita Indonesia terlengkap menyajikan berita politik, ekonomi, tekno, otomotif dan bola secara berimbang, akurat dan terpercaya.

Selanjutnya

Tutup

Viral Pilihan

6 Poin soal Kebijakan Baru WhatsApp, Berlaku 15 Mei 2021

14 Maret 2021   14:00 Diperbarui: 14 Maret 2021   14:10 71 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
6 Poin soal Kebijakan Baru WhatsApp, Berlaku 15 Mei 2021
Ilustrasi Whatsapp

Ilustrasi WhatsappKOMPAS.com - Pengguna aplikasi WhatsApp kembali mendapatkan pemberitahuan mengenai kebijakan baru WhatsApp yang akan berlaku mulai 15 Mei 2021.

Sebelumnya, WhatsApp sempat jadi perbincangan karena pada 8 Februari 2021 ketika rencana pembaruan kebijakan WhatsApp bisnis menuai kontroversi.

Pihak WhatsApp lantas menunda pembaruan hingga 15 Mei 2021. Kali ini, pemberitahuan tidak muncul melalui bilah status, melainkan pada bagian paling atas dari daftar percakapan atau chat.

Apa saja isi pemberitahuan dan apa yang baru dari WhatsApp?

1. Pesan enkripsi tidak dibaca pihak ketiga

Pemberitahuan tersebut menyebutkan, pihak WhatsApp tidak bisa membaca atau mendengarkan percakapan pribadi, selama terenkripsi secara end-to-end.

Enkripsi end-to-end adalah metode komunikasi yang mencegah pihak ketiga mengakses data saat ditransfer dari satu sistem, atau perangkat ke perangkat lainnya.

Berdasarkan kunci pembaruan di laman resmi WhatsApp, pihaknya berusaha membuat informasi soal syarat dan kebijakan privasi yang lebih mudah dipahami.

WhatsApp menjelaskan, pihaknya tidak menyimpan pesan setelah terkirim. Jika dienkripsi secara menyeluruh, maka WhatsApp dan pihak ketiga tidak dapat membacanya.

Baca juga: WhatsApp Ingatkan Pengguna soal Kebijakan Baru yang Berlaku 15 Mei

2. Opsi WhatsApp bisnis

WhatsApp mengklaim, membuat pesan bisnis lebih mudah, termasuk memberikan pertanyaan dan jawaban secara cepat.

Adapun percakapan melalui akun bisnis bersifat opsional. Pembaruan kebijakan privasi ini hanya berlaku untuk akun WhatsApp Business.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN