Mohon tunggu...
Kompas.com
Kompas.com Mohon Tunggu... Administrasi - Kompas.com

Kompas.com merupakan situs berita Indonesia terlengkap menyajikan berita politik, ekonomi, tekno, otomotif dan bola secara berimbang, akurat dan terpercaya.

Selanjutnya

Tutup

Travel Story Pilihan

Serunya Berenang dengan Ikan Dewa di Kuningan

26 Desember 2017   16:30 Diperbarui: 26 Desember 2017   16:35 594
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

KUNINGAN, KOMPAS.com - Belum afdhol rasanya jika ke Kuningan belum bertemu ikan endemik yang satu ini. Ialah ikan dewa, merupakan ikan endemik yang konon disakralkan oleh leluhur masyarakat kuningan.

Meski disakralkan karena bentuk dan keberadaannya yang langka, wisatawan dapat aman berenang dengan ikan ini di Cibulan. Obyek Wisata Cibulan, merupakan salah satu habitat tertua ikan dewa ini.

"Dari bukti gambar sejarah tertua, kolam ini sudah ada dengan ikannya 1850. Tapi kurang tahu kalau sebelum itu sudah ada," kata Didi Sutardi, Direktur Utama Obyek Wisata Cibulan, saat dikunjungi KompasTravel, bersama Kementerian Pariwisata, Sabtu (23/12/2017).

Baca juga : 6 Obyek Wisata Sekitar Gunung Ciremai Kuningan

Menurut kepercayaan masyarakat, ikan dewa ini merupakan utusan Raja Pajajaran di Kuningan. Namun, lanjut Didi, di balik cerita rakyar tentang ikan tersebut, yang jelas ikan ini sampai saat ini masih endemik Kuningan. Bahkan beberapa kali gagal dibudidayakan di luar tempat habitat asalnya.

Bentuk ikan ini besar, umumnya panjangnya 60 centimeter. Dengan sisik besar, kepalanya mirip ikan mas, tetapi postur panjangnya mirip ikan arwana.

Ikan dewa di Obyek Wisata Cibulan, yang menjadi salah satu binatang endemik Kukingan, Jawa Barat. Ikan ini jinak namun sulit untuk mendekatinya, kecuali dengan umpan makanan.
Ikan dewa di Obyek Wisata Cibulan, yang menjadi salah satu binatang endemik Kukingan, Jawa Barat. Ikan ini jinak namun sulit untuk mendekatinya, kecuali dengan umpan makanan.
Wisatawan bisa berenang bersama ikan-ikan tersebut di tiga kolam berbeda. Kedalamannya pun berbeda, mulai dari 1,5 meter, dua meter, dan 2,8 meter. Selain itu ada dua kolam lainnya yang tidak berisi ikan, khusus untuk anak dan yang takut ikan.

Namun jangan khawatir, ikan-ikan sejak satu abad yang lalu ini jinak pada manusia.

"Uniknya yang disukai wisatawan luar negeri itu, di sini berenang sama ikan air tawar tapi tidak bau. Biasanya kan bau amis kalau sama ikan, ini malah bersih airnya juga," ujar Didi.

Baca juga : Menengok Sentra Kerajinan Kayu Ukir di Kuningan

Di dasar kolam ikan tersebut tersebar banyak mata air, sehingga air yang digunakan amat segar dan bersih. Tentu suhu air cukup dingin karena Cibulan tak jauh dari kaki Gunung Ciremai.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun