Mohon tunggu...
Acek Rudy
Acek Rudy Mohon Tunggu... Konsultan - Palu Gada

Entrepreneur, Certified Public Speaker, Blogger, Author, Numerologist. Mua-muanya Dah.

Selanjutnya

Tutup

Hobby Pilihan

Mahjong, Kau Kusayang, Kau Dilarang, Kau Kubuang

27 Agustus 2021   05:56 Diperbarui: 27 Agustus 2021   05:56 1390
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
simbol empat arah mata angin (themahjongtreasures.com)

Zhong yang berwarna merah. Nama lengkapnya adalah Hong-zhong (tengah merah). Pada zaman kuno, aksara ini biasanya digunakan oleh para sarjanawan yang lulus ujian. Tapi ia juga merupakan singkatan dari Zhongguo, nama resmi negara China yang berarti Negara Tengah.

Sembilan Batu

Sembilan Batu dengan karakter bulat. Ada sembilan jenis masing-masing mewakili angka satu hingga sembilan. Batu juga bisa berarti roda, lingkaran, atau kue.

Melambangkan kebutuhan dasar manusia; pangan. Namun, dalam porsi matematika, batu juga melambangkan angka puluhan.

vecteezyy.com
vecteezyy.com

Sembilan Batang

Sembilan Batang menyerupai bambu. Juga ada sembilan jenis, satu hingga sembilan. Batang mewakili bambu, representasi dari kebutuhan dasar manusia tentang papan (tempat tinggal).

Tapi, ia juga berarti senar yang mewakili musik (hiburan). Dalam versi aritmetika, batang juga mewakili angka ratusan.

Uniknya, angka satu bambu dilambangkan dengan seekor burung. Menandakan hubungan manusia yang belajar dari alam.

Sembilan Karakter

Karakter di sini adalah "wan" dalam bahasa Tionghoa adalah puluhan ribu. Wan merupakan pembulatan angka tertinggi dalam bahasa Tionghoa. Tidak ada kata yang mewakili ratusan ribu, juta, dan miliar.

Dengan demikian sembilan karakter melambangkan jumlah angka tertinggi, atau bisa juga mewakili pencapaian terbesar dalam hidup.

Mahjong bukan hanya sekadar permainan, ia juga mengandung filosofis dasar orang Tionghoa. Cara bermainnya yang unik membuat ia cepat populer.

Pernah Dilarang

Ternyata bukan hanya di Indonesia saja dilarang. Di negeri asalnya, China, permainan ini sempat juga dilarang oleh Partai Komunis. Dianggap sebagai permainan buang-buang waktu, judi, dan milik kaum borju.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hobby Selengkapnya
Lihat Hobby Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun