Mohon tunggu...
Acek Rudy
Acek Rudy Mohon Tunggu... Konsultan - Palu Gada

Entrepreneur, Certified Public Speaker, Blogger, Author, Numerologist. Mua-muanya Dah.

Selanjutnya

Tutup

Love Pilihan

Belajar dari Sunder Ramu, Mencintai Tidak Harus Meniduri

19 Agustus 2021   05:22 Diperbarui: 19 Agustus 2021   05:29 876
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Aktor India ini menggambarkan setiap momen kencannya sebagai sesuatu yang istimewa. Tersebab selalu ada pesan moral tentang persamaan hak gender yang bisa ia bagikan.

Momen paling romantis adalah pada saat ia "mengencani" neneknya sendiri. Sunder baru tahu jika neneknya memiliki impian untuk mengendarai mobil Mercedez Bens.

tribunnews.com
tribunnews.com

Untuk itulah, Sunder kemudian membeli mobil kesayangan neneknya itu dan mengajaknya berkeliling kota.

Dalam kencannya, Sunder juga baru tahu jika sang nenek tidak pernah keluar dari rumah, kecuali di saat pemilu untuk memberikan hak suaranya. Kehidupan tersebut telah ia jalani semenjak kematian kakeknya 22 tahun silam.

Sunder mengajak neneknya bersembahyang ke kuil setempat, dan pergi ke tempat romantis berduaan hanya untuk menyaksikan matahari terbenam.

Sunder tidak lupa memberikan neneknya kacamata hitam. Sepasang dengan miliknya agar mereka kelihatan serasi. Sunder dapat melihat, momen singkat tersebut telah mampu memberikan neneknya kebahagiaan yang tiada terkira.

"Dia adalah nenek saya sendiri. Namun, begitu banyak hal yang tidak saya ketahui tentangnya. Jika bukan karena proyek ini, mungkin saya tidak pernah akan tahu," ucap Sunder.

Suster Lorenzo, seorang biarawati Irlandia yang bertugas di Chennai, India. Usianya 90 tahun. Ia mengaku jika kencannya dengan Sunder adalah yang pertama.

Kisah romantis telah dilalui bersama sang biarawati. Tapi, yang terpenting adalah pesan penting tentang betapa mulianya kehidupan seorang biarawati.

bbc.com
bbc.com

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Love Selengkapnya
Lihat Love Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun