Mohon tunggu...
Acek Rudy
Acek Rudy Mohon Tunggu... Konsultan - Palu Gada

Entrepreneur, Certified Public Speaker, Blogger, Author, Numerologist. Mua-muanya Dah.

Selanjutnya

Tutup

Worklife Pilihan

Fenomena Usaha dari Garasi Mobil, Mengapa Banyak yang Sukses?

18 Mei 2021   19:45 Diperbarui: 19 Mei 2021   01:56 1193
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Banyak contoh usaha yang dimuali dari hobi. Salah satunya adakah William Harley dan Arthur Davidson. Mereka memulai usahanya dengan mengutak-atik hobi memodifikasi motor di tahun 1903.

Hasilnya, lahirlah Moge Harley-Davidson yang mendunia. Mereka bahkan menjadi penghasil sepeda motor teebesar selama periode Perang Dunia I.

Setiap orang pasti memilki hobi, tapi tidak semua orang bisa memanfaatkan hobinya menjadi peluang. Tapi, yang terpenting di sini adalah cintai usahamu.

Dengan rasa cinta, kamu akan memiliki lebih banyak peluang untuk berinovasi dengan mengembangkan usahamu. Yang paling harus dihindari adalah gaya ikut-ikutan.

Meskipun rumput tetangga lebih hijau kelihatannya, janganlah mengikuti usaha yang mereka lakoni jika tidak sesuai dengan kata hatimu.

Fokus Pada Pelanggan

Bisnis adalah pelanggan. Jangan harap menjual sesuatu yang tidak disukai pelanggan. Amir (nama samaran) adalah seorang prodigi di bidang teknologi. Setelah ia lulus kuliah, ia bekerja sebagai programmer pada sebuah perusahaan multinasional.

Sepuluh tahun lalu, ia kena musibah. Perusahaannya mencabut investasinya dari Indonesia. Amir pun bertekad menjadi pengusaha. Ia menciptakan sebuah telpon dengan sistem internet.

Amir menceritakan pada diriku jika telpon tersebut bisa dipasang di rumah dan digunakan sebagaimana biasanya tanpa harus bayar pulsa.

Namun, setelah saya memperkenalkannya dengan whatssapp call, Amir terheran-heran. Ia mungkin terlalu sibuk sehingga tidak ada waktu. Ia mungkin juga lupa bahwa teknologi berkembang demikian cepatnya, sehingga inovasinya yang baru pun terasa usang.

Memisahkan Uang untuk Usaha dan Pribadi

Kesalahan terbesar dari seorang pengusaha pemula adalah mencampur adukkan urusan bisnis dan pribadi. Pada saat kita menyisihkan sejumlah uang untuk bisnis, pastikan jika sejumlah uang telah tersedia untuk keperluan pribadi.

Hasil usaha bisa digunakan, tapi perlakuannya seperti gaji. Jumlah fix bulanan dialokasikan untuk keperluan rumah tangga. Sehingga budget tersebut bisa dianggarkan secara proporsional dan jelas.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun