Mohon tunggu...
KOMENTAR
Ilmu Alam & Teknologi Pilihan

Pembelajaran dari Artikel Saya tentang Tabel Periodik

16 Juli 2021   04:01 Diperbarui: 16 Juli 2021   04:04 681 3

Saya mulai belajar tentang tabel periodik beberapa dekade yang lalu ketika masih di SMA, dan sampai saya tamat kuliah, unsur-unsur dengan nomor atom 101 ke atas masih belum diberi nama definitif, dan beberapa unsur bahkan belum ditemukan, lihat artikel saya: Penamaan Definitif Unsur ke-101 s/d 118.

Sampai beberapa tahun yang lalu, penamaan definitif ini bahkan belum saya jumpai pada poster tabel periodik berbahasa Indonesia dan saya agak prihatin dengan adik-adik pembelajar yang mengalami kesenjangan informasi ini. Saya pun berusaha mencari sumber-sumber termutakhir dan lalu memiliki 2 buku yang sangat penting, yaitu:
1. How It Works - Book of the Elements, ed. 5, Imagine Publishing Ltd., United Kingdom, 2016.
2. Periodic Table Book - A Visual Encyclopedia, Dorling Kindersley Limited (Penguin Random House), Great Britain, 2017.

Dari buku kedua di atas saya mengkompilasi sendiri selembar poster tabel periodik berukuran minimal A3 dengan unsur sampai dengan nomor atom 118, yaitu Oganesson, lihat artikel saya: Oganesson, Unsur Ke-118 yang Sangat Unik.

Adik-adik bisa mengunduh dan mencetak sendiri poster mutakhir yang saya lampirkan dalam setiap artikel saya yang relevan.

Beberapa hasil pembelajaran pasca kuliah saya yang bisa saya bagikan antara lain:
1. Mayoritas unsur adalah unsur alami buatan Tuhan, dan minoritas unsur, yang semuanya dibuat oleh manusia, adalah unsur radioaktif.

2. Penelitian masing-masing unsur membutuhkan dedikasi waktu seumur hidup. Hasilnya, kebanyakan unsur, misalnya golongan gas mulia, ditemukan oleh peneliti yang sama, yaitu William Ramsay, baik sendiri maupun berkolaborasi dengan peneliti lain, lihat artikel saya: Kripton Bukan dari Planet Lain.

3. Selain dedikasi seumur hidup, peneliti unsur kimia radioaktif juga menghadapi risiko terkena radiasi yang sangat berbahaya. Di sini kita patut menghargai jasa-jasa mereka, antara lain suami isteri Pierre dan Marie Curie yang menemukan unsur Polonium (Po) dan Radium (Ra) pada 1898.

4. Ada unsur-unsur yang sudah dikenal manusia sejak ribuan tahun yang lalu, misalnya 7 logam kuno, yaitu emas, Merkuri, tembaga, perak, besi, timah, dan timbal.

5. Nama unsur dibuat berdasarkan kata dalam bahasa Yunani, Latin, Arab, dll, dari nama negara, kota, sifat unsur, dan bahkan nama individu peneliti.

6. Contoh nama unsur berdasarkan nama negara, negara bagian, atau kota: Galium (Perancis) Nihonium (Jepang), Polonium (Polandia), Tennesin (Tennessee), dan Darmstadtium (Darmstadt).

7. Nama unsur berdasarkan nama individu peneliti biasanya dibuat lama setelah sang peneliti meninggal dunia, misalnya: unsur ke-101 secara definitif dinamakan Mendelevium, disingkat Mv, pada 1955, 48 tahun setelah Mendeleev meninggal dunia, lalu pada 1979, simbol Mv dikoreksi menjadi Md.

Dari 118 unsur yang ada, hanya 2 unsur yang diberi nama definitif berdasarkan nama peneliti yang masih hidup pada saat penamaannya, yaitu unsur ke-118, Oganesson (Og), sebagai penghormatan kepada fisikawan nuklir Russia-Armenia, Yuri Oganessian, dan unsur ke-106, Seaborgium (Sg), sebagai penghormatan kepada kimiawan nuklir Amerika, Glenn T. Seaborg.

8. Artikel-artikel yang saya buat tentang unsur-unsur kimia memiliki kelebihan karena menggabungkan informasi dari 2 buku di atas dengan buku lain, misalnya Ekstra Farmakope Indonesia, dan informasi daring termutakhir yang menambah pengetahuan pribadi saya, misalnya artikel saya sebelum ini, Berilium, Logam Alkali Tanah yang Sangat Berbeda, yang berisi informasi tentang sesuatu yang belum terjadi, yaitu tentang:

- Teleskop Luar Angkasa James Webb NASA, yang akan menjadi observatorium utama dekade berikutnya, tetap sesuai jadwal untuk tanggal kesiapan peluncuran setelah 31 Oktober 2021.

- Teleskop Webb akan menjadi teleskop ruang angkasa yang paling besar, paling manjur dan paling kompleks yang pernah dibangun dan diluncurkan ke luar angkasa, dan secara fundamental akan mengubah pemahaman kita tentang alam semesta.

- Terdapat keseluruhan 18 segmen yang membentuk cermin utama teleskop ini, yang terbuat dari Berilium dan disalut dengan lapisan tipis emas.

9. Dengan membahas tentang Penamaan Definitif Unsur ke-101 s/d 118, saya sudah mengintroduksi sebagian besar logam transisi dalam periode 7, dan unsur-unsur terakhir dalam golongan 13 s/d 18, yang saya bahas dalam artikel: 6 Unsur Terbaru Periode 7.

10. Tanpa terasa, hanya tinggal 3 unsur dalam golongan utama yang belum saya tulis artikelnya, yaitu: Magnesium (Mg), Stronsium (Sr), dan Radium (Ra) dalam golongan Alkali tanah atau golongan 2.

Mudah-mudahan semua artikel saya bisa bermanfaat bagi adik-adik sekalian maupun para peminat dan pemerhati tabel periodik unsur-unsur kimia.

Kepustakaan:
1. Ekstra Farmakope Indonesia, Cetakan Pertama, Lembaga Farmasi Nasional, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta, 1974.
2. How It Works - Book of the Elements, ed. 5, Imagine Publishing Ltd., United Kingdom, 2016.
3. Periodic Table Book - A Visual Encyclopedia, Dorling Kindersley Limited (Penguin Random House), Great Britain, 2017.
4. Diary Johan Japardi.
5. Berbagai sumber daring.

Jonggol, 16 Juli 2021

Johan Japardi

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan