Mohon tunggu...
Khoerul Khuluq
Khoerul Khuluq Mohon Tunggu... khuluq

seonggok daging dengan bertumpukan dosa

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Produk Olahan Singkong sebagai Modal Pemulihan Masyarakat Desa Temuroso Kecamatan Guntur Kabupaten Demak

6 Maret 2021   08:00 Diperbarui: 6 Maret 2021   08:01 47 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Produk Olahan Singkong sebagai Modal Pemulihan Masyarakat Desa Temuroso Kecamatan Guntur Kabupaten Demak
Dok. pribadi

Di tengah masa sulit pandemi Corona virus Desease 2021 (COVID-19), hampir seluruh sektor terdampak, tak hanya kesehatan. Sektor ekonomi juga mengalami dampak yang sangat serius akibat pandemi virus corona.

Menurut data yang diperoleh dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) "Duta Perubahan Lingkunga" yang dilaksanakan mulai 26 Januari sampai 26 Februari 2020, masyarakat Desa Temuroso dapat dikatakan cukup terdampak pandemic COVID-19. Hal ini disebabkan oleh banyaknya warga yang kehilangan penghasilan akibat wabah tersebut. Seperti misalnya pedagang makanan, terutama pedagang jajanan yang sehari-hari berjualan di sekolah, seperti cireng, cilok, batagor, martabak, bakpau,bakso ikan, dan lainnya. Selama pandemi, sekolah menerapkan metode belajar dari rumah secara daring (dalam jaringan)hal ini menyebabkan tidak adanya aktivitas di sekolah sehingga mengakibatkan kegiatan perekonomian di lingkungan pendidikan itu terhenti. Selain pedagang makanan, banyak warga yang bekerja sebagai buruh pabrik dirumahkan selama pandemi COVID-19.

Desa Temuroso pada dasarnya memiliki berbagai potensi lokal seperti banyaknya jumlah sumber daya manusia di usia produktif. Selain itu, desa ini juga memiliki sumber daya alam dengan geografi yang cocok untuk tanaman buah, sayur seperti bawang merah, kangkung, bayam, jambu air, blewah, melon, semangka, singkong dan pisang. Khususnya untuk produksi singkong, Kabupaten Demak merupakan penyumbang terbesar terbesar di Jawa Tengah yaitu sebanyak 39,307 pohon dengan provitas 64,64 Kg/pohon sehingga jumlah produksinya sebesar 26.981 Ku. Singkong adalah buah yang dikenal luas di Indonesia. SINGKONG bisa dinikmati dengan berbagai cara: , digoreng, dikukus, atau diolah bersama bahan lain. Tapi Singkong tidak hanya enak, manfaatnya banyak.

Dok. pribadi
Dok. pribadi
Mitra dalam kegiatan ini adalah masyarakat Desa Temurosi Kecamatan Guntur  Kabupaten Demak Provinsi Jawa Tengah Indonesia. Rekan rekan mahasiswa KKN dan remaja berusia produktif Pendekatan yang digunakan adalah Community Development.

Metode ini merupakan pendekatan yang berorientasi kepada upaya-upaya pengembangan pemberdayaan masyarakat dengan menjadikan masyarakat sebagai subyek dan sekaligus obyek pembangunan dan melibatkan mereka secara langsung dalam berbagai kegiata pengabdian masyarakat sebagai upaya meningkatkan peran serta mereka dalam pembangunan demi kepentingan mereka sendiri. Tahapan dalam kegiatan KKN dilakukan dengan (1) identifikasi kebutuhan masyarakat, (2) perancangan, (3) pembuatan, (4) pendampingan operasional. Pertama tahap identifikasi kebutuhan masyarakat, wawancara dan observasi langsung dilakukan kepada mitra. Kedua, tahap perancangan dilakukan dengan cara studi literature dan diskusi. Tahap ketiga, pembuatan, dilakukan dengan cara sosialisasi, praktek secara langsung dan diskusi. Terakhir adalah pendampingan yang dilakukan dengan metode praktek mandiri dan tanya jawab secara langsung.

Kegiatan KKN "Duta Perubahan Lingkungan" yang telah dilaksanakan di Desa Temuroso Kecamatan Guntur Kabupaten Demak Jawa Tengah terbukti dapat memberikan motivasi kepada masyarakat di tengah masa sulit ini. Banyak warga yang masih belum dapat menerima kenyataan bahwa dampak COVID-19 nyata.

Perilaku konsumen, perilaku kerja, dan perilaku sosial tidak akan kembali seperti saat sebelum ada pandemi. Sistem pembelajaran blended learning maupun secara online, pembayaran non tunai, kesadaran pentingnya kebersihan dan kesehatan, dll. Oleh sebab itu tidak boleh hanya "do it or never", menunggu pandemi ini berakhir tanpa mencari solusi apapun. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pendekatan community development cocok digunakan dalam kegiatan KKN "Duta Perubahan Lingkungan" . Hal ni terbukti dari jumlah keterlibatan warga secara aktif selama program ini berlangsung. Namun kegiatan ini tidak akan berjalan dengan baik tanpa dukungan dari pemerintah Desa Temuroso baik dukungan berupa sarana prasarana maupun dukungan moral. Sampai dengan kegiatan KKN ini berakhir, inovasi produk olahan singkong masih sebatas singkong rebus dan singkong goreng sebagai camilan untuk tetap dirumah saja.

Diversivikasi produk seperti minuman sehat, maupun olahan singkong (kripik singkong ) masih perlu dilakukan. Kegiatan praktek secara langsung merangsang ide wirausaha dan membangkitkan semangat warga untuk berinovasi serta meningkatkan ekonomi masyarakat di tengah pandemi yang sedang terjadi.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x