Mohon tunggu...
Katedrarajawen
Katedrarajawen Mohon Tunggu... Penulis - Anak Kehidupan

Merindukan Pencerahan Hidup Melalui Dalam Keheningan Menulis. ________________________ Saat berkarya, kau adalah seruling yang melalui hatinya bisikan waktu terjelma menjadi musik ... dan berkarya dengan cinta kasih: apakah itu? Itu adalah menenun kain dengan benang yang berasal dari hatimu, bahkan seperti buah hatimu yang akan memakai kain itu [Kahlil Gibran, Sang Nabi]

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Omong Kosong, Berselingkuh karena Teman Dekat

15 September 2020   17:52 Diperbarui: 16 September 2020   09:24 289
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gambar : Canva/katedrarajawen

Katedrarajawen _Topik selingkuh memang menjadi gairah tersendiri sebagai bahan tulisan. Namun saya yakin, khusus di Kompasiana tidak akan ada yang berani menuliskan kisahnya sendiri. Benar, kan? Kecuali saya. 

Sejauh yang saya baca memang demikian. Cerita yang ada tak lain tentang teman dekatnya atau temannya teman dekat. Selain itu ada juga kisah tentang atasanya. Tetangganya atau entahlah siapa lagi. 

Jadi, kali ini izinkan saya cerita tentang diri saya yang berhubungan dengan topik "Perselingkuhan di Kantor". 

Saat itu saya mendapat pekerjaan di Jakarta. Setelah sebelumnya usaha sendiri. Belum lama bekerja, ada pegawai baru yang menarik perhatian.  

Saat pertama masuk kerja semua teman kantor  bisik-bisik.  Tentunya khusus yang pria. Belakangan jadi cukup melirik karena tahu rekan kerja baru ini sudah bersuami. Seketika lesu semua. 

Dalam perjalanan waktu dan kondisi terjalin kedekatan di antara kami. Bukan masalah  saya  paling ganteng karena teman kantor yang kebanyakan masih bujangan pasti lebih ganteng dan necis. Muntkin ada sesuatu yang istimewa ha ha ha... 

Urusan belanja kantor atau ke bank, teman ini lebih sering mengajak saya bila saya tidak sedang keluar kantor. 

Dari kedekatan itu, omong kosong bila saya mengatakan tidak ada rasa suka. Sebagai pria normal, siapa yang tidak suka dekat dengan cewek cantik? Nilai tambahnya enak diajak bicara lagi dan menyenangkan. 

Pernah sewaktu bos menikah. Tidak salah karena bos kami memang masih jomblo. Seorang wanita yang belum lama selesai kuliah dari Amerika. 

Kebetulan kami berangkat dari kantor bersama, sehingga dikira pasangan suami istri. Soalnya tampak sangat serasi. Yang satu ganteng, satunya lagi cantik. Katanya. 

Seringkali  saat pulang kerja   teman kantor ini sekalian menumpang karena hendak ke kampus. Kebetulan arahnya sama. Kebetulan yang menyenangkan. Jadi semakin dekatlah. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun