Mohon tunggu...
Kartika Kariono
Kartika Kariono Mohon Tunggu... Pengacara - Ibu Rumah Tangga

Mengalir mengikuti kata hati dan buah pikiran

Selanjutnya

Tutup

Film Artikel Utama

"Devi", Ketika Sosok Perempuan Dipuja dan Terhina

9 Juli 2020   09:59 Diperbarui: 24 Juli 2020   06:00 1092
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Di tengah penarikan RUU PKS dari prolegnas, pemberitaan kekerasan seksual makin mengerikan.

Seorang korban kekerasan justru diperkosa oleh Pejabat Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), kades dan anak buahnya memperkosa anak di bawah umur secara bergantian, kekerasan seksual di pesantren, romo yang bermasalah dengan perempuan "dihukum" bertugas di sebuah SMK, kakak kandung perkosa adik, dan lain sebagainya.

Semua tumplek blek begitu saja di media.

Buatku, perlu kesiapan mental tersendiri untuk mengklik film pendek berdurasi 13 menit yang disutradarai oleh Priyanka Banerjee ini.

Film berbahasa Hindi dengan subtitle Inggris ini film metafora. Bahasan ini akan sangat banyak spoiler dan mungkin banyak layer yang tak terkupas.

Judulnya Devi (Dewi), kita tahu bahwa India sebagai tanah hindustan menyembah banyak dewa, serta memuja banyak dewi.

Tetapi, kita semua juga tahu bahwa tingkat kejahatan seksual di negeri ini begitu tinggi. Bahkan jika kita membaca ulasan travel ke India, FAQ yang sering dilontarkan oleh traveller perempuan adalah "aman gak sih solo travelling ke India untuk seorang perempuan?".

Kekerasan seksual adalah kejahatan yang di mana-mana adalah fenomena puncak gunung es. Termasuk di Indonesia.

Meski setiap hari media memberitakan kebrutalan kejahatan seksual, percayalah bahwa ada begitu banyak kasus yang tak terungkap dengan berbagai alasannya.

Spoiler Alert
Jika termasuk orang yang terganggu dengan spoiler sebaiknya skip dulu membaca ulasan ini. Hanya butuh waktu 11 menit lebih sedikit untuk menontonnya, meski after taste yang ditinggalkan film ini tentu akan jauh lebih lama. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun