Bisnis Pilihan

7 Strategi Jitu Meningkatkan Profit dan Omzet Bisnis Retail

12 Juli 2018   14:10 Diperbarui: 13 Juli 2018   08:01 1888 0 0
7 Strategi Jitu Meningkatkan Profit dan Omzet Bisnis Retail
7 Strategi Jitu Meningkatkan Profit & Omzet Bisnis Retail (www.businessnewsdaily.com)

Profit atau keuntungan adalah sesuatu yang tidak hanya perlu Anda ukur, tetapi juga ditingkatkan. Sebagai pemilik bisnis retail, Anda harus mengetahui apakah profit bisnis Anda meningkat, statis, atau justru menurun. Meningkatkan profit dan omzet bisnis retail bukan hanya soal bagaimana Anda harus meningkatkan penjualan Anda. 

Banyak pengusaha retail yang berpikir bahwa mereka bisa meraih keuntungan melalui sale atau promosi besar-besaran, tetapi cara ini sebenarnya kurang tepat. Berikut ini adalah beberapa strategi jitu yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan profit dan omzet bisnis retail Anda.

1. Pahami dan Analisis Margin Anda

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan demi meningkatkan profit dan omzet bisnis retail Anda adalah dengan terlebih dahulu memahami laba Anda. Ketahui gross profit margin yang Anda hasilkan dari setiap klien, produk, iklan, dan layanan Anda. Analisis seluruh margin Anda untuk mengidentifikasi margin rendah dan yang tinggi.

Ketahui aspek bisnis yang memberikan Anda banyak keuntungan dan mana yang tidak. Dengan memahami margin Anda, Anda akan dapat dengan mudah mengeliminasi bagian-bagian yang tidak terlalu menguntungkan Anda dan lebih fokus pada aktivitas bisnis yang memberikan lebih banyak profit untuk Anda.

2. Hindari Penurunan Harga

Salah satu kesalahan terbesar bisnis retail ketika mereka bermaksud meningkatkan profit mereka adalah menurunkan harga produk mereka. Cara ini sangat tidak efektif dan justru menjerumuskan. Jadi, sebaiknya Anda hindari cara ini. Yang harus Anda lakukan adalah mengatur persediaan barang Anda dengan baik. Ini bisa Anda lakukan dengan memperhatikan permintaan konsumen dan apa yang sedang trending.

Anda harus paham tentang berapa banyak produk yang harus Anda jual di setiap bulan. Mengikuti tren setiap saat akan membantu Anda meningkatkan penjualan tanpa harus mengurangi harga produk Anda. Retailer besar seperti Zara dan Pull & Bear misalnya, mereka selalu mengeluarkan model pakaian baru di setiap musim dan mereka tetap konsisten terhadap harga produk mereka. Ini artinya mereka mampu merespons pergeseran tren dan perubahan demand dengan cepat.

3. Tingkatkan Kualitas & Nilai Produk Anda

Daripada berkompetisi pada harga, lebih baik Anda berkompetisi pada kualitas produk Anda. Jangan khawatir mengenai biaya yang Anda keluarkan untuk mengoptimalkan kualitas produk Anda. Kualitas produk yang baik berpotensi mendatangkan lebih banyak penjualan. Selain itu, dengan meningkatnya kualitas produk Anda, konsumen Anda tidak akan terkejut bila harga produk Anda juga naik.

Jika Anda pusing soal bagaimana caranya Anda harus meningkatkan kualitas produk Anda, cobalah pikirkan cara lain agar membuat produk Anda memiliki nilai lebih di mata konsumen. Anda bisa menyontek ide bisnis kosmetik. Bisnis kosmetik selalu memiliki margin terbaik dalam industri retail, sebab mereka sangat lihai dalam menciptakan koneksi pribadi dan emosional dengan pelanggan mereka. Jadi, cobalah untuk fokus pada nilai-nilai emosional dan gaya hidup yang dapat Anda tawarkan melalui produk Anda.

4. Sederhanakan Proses Bisnis & Kurangi Biaya Operasional

Jangan hanya fokus pada strategi penetapan harga ketika Anda mencari cara untuk meningkatkan omzet Anda. Mulailah untuk fokus pada penyederhanaan proses bisnis Anda dan menghemat biaya operasional. Temukan aktivitas-aktivitas yang memakan paling banyak waktu, tenaga, dan biaya operasional. Kemudian, cari cara untuk membuatnya menjadi lebih sederhana dan efisien. Menggunakan solusi otomatis akan sangat membantu Anda mempercepat dan menyederhanakan proses yang kompleks dan berulang.

5. Lakukan Up-sell & Cross-sell

Anda akan selalu menemukan kedua teknik penjualan ini di berbagai tips penjualan yang Anda baca. Meningkatkan jumlah produk untuk dijual dapat membantu meningkatkan margin Anda. Ketika Anda melihat beberapa pengunjung di toko Anda, inilah saatnya untuk memikirkan cara agar mereka membeli produk Anda dalam jumlah banyak. Anda harus melatih staff Anda agar mereka bisa mempersuasi pengunjung untuk membeli produk-produk tambahan dan relevan dengan produk yang ingin mereka beli. Selain itu, tempatkan produk-produk andalan Anda di tempat strategis, misalnya di jendela toko atau di area kasir.

6. Kontrol Pembelian dari Supplier

Anda akan sulit meningkatkan profit jika Anda tidak mampu mengurangi biaya pembelanjaan Anda. Anda harus tahu berapa banyak barang yang sebaiknya Anda beli dari supplier Anda. Lakukan forecasting untuk menghindari pembelian barang yang berlebihan atau tidak perlu. Pertimbangkan untuk mengimplementasikan sistem manajemen pembelian agar pembelian dan pengadaan barang Anda selalu terkendali.

Cara lain yang bisa Anda lakukan adalah meminta harga diskon dari supplier Anda. Lakukan negosiasi dengan supplier Anda agar mereka bersedia memberikan harga spesial atau penawaran yang lebih baik untuk Anda. Agar bisa mendapatkan deal yang terbaik, beri mereka tawaran yang juga bagus untuk mereka, misalnya pembayaran deposit yang lebih besar atau pemesanan dalam jumlah besar. Jika Anda ingin melangkah lebih jauh, pertimbangkan untuk membangun hubungan yang lebih kuat dengan berkerja sama dalam sebuah proyek.

7. Terapkan Diskon dengan Cerdas

Jika Anda merasa harus menerapkan diskon, maka lakukanlah dengan strategi yang pintar. Memberikan diskon besar-besaran hanya akan menjauhkan Anda dari peningkatan profit meskipun penjualan Anda meningkat. Cara terbaik yang bisa Anda lakukan adalah dengan mempersonalisasi diskon Anda. Ingat bahwa pelanggan Anda memiliki kebutuhan dan preferensi yang berbeda, jadi tawarkan diskon yang sesuai untuk mereka.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2