Mohon tunggu...
Peter Jeandrie
Peter Jeandrie Mohon Tunggu... Menulis ketika ingin. Rehat ketika ingin. Mengkritik ketika diperlukan. Diam ketika mengendalikan. Seorang penulis lepas yang kadang omong kosong di dalam tulisannya. Namun kadang menyelipkan pesan tersembunyi di dalam tulisannya. Sekian.

Pengamat

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Syair Luka

18 Mei 2020   15:02 Diperbarui: 18 Mei 2020   14:59 7912 15 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi | Syair Luka
unsplash.com /Jon Tyson

Hari demi hari kujalani tanpa jiwa
Hari demi hari angin melintas seperti biasa
Aku terjebak di ruangan yang sunyi dan tak berpintu
Langit abu-abu dapat kulihat di balik jendela

Tak ada bisikan yang menyapa telingaku
Tak ada surat yang di atas mejaku
Tinta pena mengering di wadahnya
Karena engkau yang mengirimnya pun telah tiada

Kasihku, kau sungguh harus tahu
Jalan ini tak sanggup aku tanpamu
Di balik jendela tak satupun bintang terlihat
Kunyanyikan lagu menyambut kesendirianku

Sepanjang tahun kalender tampak sama
Pilu datang di hari-hari setelah kau pergi
Teramat berharga dirimu untuk dapat terlupa
Maka kesedihan adalah jalan yang kupilih untuk menjagamu selalu ada di hati

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x