Mohon tunggu...
jumiyanti oktavia
jumiyanti oktavia Mohon Tunggu... Mahasiswa aktif Universitas Nasional

beriman, berilmu, beramal

Selanjutnya

Tutup

Media

Fenomena Cyber Jurnalism di Indonesia

1 Agustus 2020   17:45 Diperbarui: 1 Agustus 2020   17:41 4 1 0 Mohon Tunggu...

Perkembangan teknologi khususnya internet, telah membuat semua pekerjaan lebih mudah dan praktis. Salah satunya dalam berkomunikasi serta mendapatkan informasi yang lebih cepat contohnya dalam dunia jurnalistik di Indonesia yang tidak terlepas dari perkembangan dari masa ke masa. 

Berawal dari abad ke 18 perkembangan jurnalistik dimulai yang di awali dengan munculnya surat kabar  "Bataviasche Nouvelles". Berkat berkembangnya teknologi di dunia jurnalistik. Membuat siapa saja ingin memberikan informasi kepada orang lain dan hal ini membuktikan bahwa dunia jurnalistik memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk menerima dan menyampaikan sebuah informasi.

Bukti nyata dari perkembangan internet di bidang jurnalistik adalah dengan adanya cyber jurnalism atau yang orang-orang kenal dengan nama yang populer sebagai jurnalisme internet, jurnalisme online, blog atau jurnalisme warga. Semakin modern maka ebutuhan masyarakat dapat berubah karena adanya perubahan dalam masyarakat itu sendiri hal inilah yang menjadi tantangan tersendiri bagi seorang jurnalis untuk beradaptasi dengan berbagai aspek perubahan, agar kegiatan jurnalistik tetap eksis di kalangan masyarakat.

 Di Indonesia sendiri saat ini sudah banyak warga yang ikut berpartisipasi dalam menyebarkan dan menulis informasi yang mereka dapatkan. Ini artinya bahwa jurnalisme warga benar-bernar terlaksanakan di Indonesia ysng berarti penerapat suatu metode cyber jurnalism telah terlaksana karena masyarat Indonesia yang sangat memanfaatkan internet. Namun, saat kita ingin menulis atau menyebarkan informasi harus mempertimbangkan dan mempertanggung jawabkan hal tersebut serta memperhatikan beberapa prinsip dalam jurnalisme online.

Menurut Paul Brandshaw prinsip dalam jurnalistik online ada 5 yang biasa disingkat BASIC. Yakni :

  • Breventy ( Ringkas)
  • Maksudnya adalah dalam menulis kita membuat tulisan yang sesingkat dan seringkas mungkin. Jangan bertele-tele dan memutar. Agar tulisan dapat mudah dipahami dengan cepat.
  • Adaptability (mampu beradaptasi)
  • Yaitu jurnalis harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi khususnya dibidang komunikasi. Agar jurnalis dapat membuat tulisan yang disertai dengan gambar, video, bahkan format suara. Hal ini diperuntukan agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan si pembaca
  • Scannability (dapat dipindai)
  • Situs web jurnalism harus dituntut memiliki sifat yang dapat dipindai untuk mempermudah pembaca . karena sebagian dari mereka akan melakukan pencaharian secara spesifik, dengan memindai halaman web
  • Interactivity (interaktivitas)
  • Pembaca dibiarkan untuk memberikan sebuah tanggapan atau komentar pada situs tersebut. Karena hal ini akan membuat pembaca merasa bahwa mereka dilibatkan dan dihargai dan mereka akan merasa senang
  • Community and Conversation (komunitas dan percakapan)
  • Pembaca media pastilah ada yang bersifat pasif dan aktif. Untuk pembaca yang bersifat aktif diberikan ruang untuk bercakap untuk menanggapi isi berita dan seorang jurnalis harus mampu menanggapi interaksi dari sang pembaca, sehingga kelak akan tercipta komunitas percakapan di dalamnya.

Cyber jurnalism merupakan suatu bukti bahwa wujud dari kebebasan pers yang diberikan dan dilindungi oleh pemerintah. di Indonesia sendri kegiatan cyber jurnalism sangat didukung oleh pemerintah karena meningkatkan partisipasi audiens dalam setiap berita. dan disediakan suatu kolom untuk berkomentar agar dapat berdiskusi tentang informasi tersebut dengan sesama pembaca ataupun dengan penulisnya.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x